Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Miliki Inovasi Pelayanan Publik Terbaik, Kota Bogor Dipilih Tempat Benchmarking

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30048.jpg

    BOGOR - Berbagai penghargaan terhadap inovasi pelayanan publik yang telah banyak diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjadikan Kota Bogor sebagai tempat kunjungan belajar bagi banyak daerah di Indonesia. 

    Salah satunya dari Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur IV Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI wilayah Sumatera mengajak 38 peserta benchmarking Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) IV ke Kota Bogor untuk belajar ke tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Sebut saja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor yang ketiganya memang memiliki berbagai inovasi. 

    Kepala Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur IV Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Faizal Adriansyah mengatakan benchmarking merupakan bagian dari proses pembelajaran di Diklatpim IV. Proses Diklat pada masa sekarang pun diungkapkannya sudah tidak sama dengan diklat di masa lalu yang sifatnya klasikal. Sebab diklat sekarang sifatnya on-off dengan lima metode pembelajaran.

    Dalam Diklatpim IV yang diikuti para eselon IV ini, peserta harus belajar mengenal dirinya untuk kemudian mendiagnosa persoalan di organisasinya. Setelah itu tentu akan ditemukan masalah yang dari masalah tersebut wajib dijadikan gagasan untuk berinovasi dalam proyek perubahan dan proyek perubahan ini menjadi syarat peserta dapat lulus diklat.

    "Mereka sekarang sedang menyiapkan inovasi, agar inovasinya lebih berkualitas mereka butuh benchmark. Maka dipilihlah Kota Bogor," ujarnya seusai pembukaan Diklatpim IV di Hotel Zest, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (24/09/2018). 

    Ia menuturkan pemilihan Kota Bogor pun bukan tanpa alasan, pihaknya sudah terlebih dahulu mempelajari banyak kota/kabupaten mana saja yang mempunyai kelebihan di pelayanan publik. Mengingat tugas utama dari ASN memberikan pelayanan publik yang baik dan pilihan jatuh kepada Kota Bogor yang memang telah terbukti dengan banyaknya penghargaan yang diterima, baik penghargaan dari Provinsi maupun Nasional. 

    "Harapan kami peserta semakin terbuka wawasannya sehingga kualitas dari proyek perubahan dan inovasinya semakin baik. Minimal ada energi perubahan yang bisa diterapkan di tempat mereka bekerja," imbuhnya. 

    Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengungkapkan rasa senang atas kehadiran peserta Diklatpim IV dari Sumatera ke Kota Bogor. Pasalnya, Pemkot Bogor memiliki prinsip senang untuk saling berbagi ilmu. Ia pun berpesan agar tiga OPD yang dijadikan benchmarking untuk memaparkan semua inovasinya. 

    Pemkot Bogor kata Ade memiliki target di sektor pariwisata untuk mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya. Menurutnya, kegiatan promosi pariwisata Kota Bogor lebih efektif dengan cara seperti ini. 

    "Semoga peserta mendapatkan hal positif dari Kota Bogor. Karena penghargaan yang didapat dari hasil kinerja seluruh ASN Kota Bogor ingin manfaatnya juga bisa dirasakan secara nasional," ujarnya. (fla/ismet-SZ) 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus