Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    "Aksi Guru Honor Berakhir Sepakat, Mereka Mengaku Puas"

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30065.jpg

    KABSUKABUMI-FPHI (Front Pembela Honorer Indonesia) kembali melakukan aksi, Sepuluh orang perwakilan dari mereka diterima Oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri bersama unsur pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk melakukan mediasi di Gedung Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/09)

    Dalam mediasinya  ketua FPHI Suherman  menyampaikan tiga tuntutan:

    1. Diberikan Surat dan Penugasan sebagai guru dan tenaga kependidikan tidak tetap dari pemerintah daerah,

    2. Diberikan penghasilan yang pantas dan memadai yang dianggarkan dalam APBD 2019.

    3. Diberikan jaminan kesehatan yang dianggarkan dari APBD 2019.

    Sementara itu, dalam mediasinya Sekda meyampaikan bahwa Pertemuan hari ini untuk mencarikan solusi yang terbaik dan aman bagi semuanya. Setelah melakukan mediasi yang cukup alot, akhirnya kedua belah pihak mencapai kata sepakat.

    Hasil mediasi yang diwakili oleh 10 perwakilan Guru Honorer disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri dihadapan Seluruh Guru Honorer yang hadir didepan Gedung Dinas Sosial Cisaat

    "Atas nama pemerintah daerah mewakili pimpinan Bupati Sukabumi memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT bahwa kami dengan teman-teman dari Perangkat Daerah telah menyepakati beberapa hal dalam mediasi. Untuk surat penugasan, Alhamdulillah sebelumnya dinas pendidikan sudah melakukan upaya dari jauh-jauh hari, dan Insha'Allah Pemerintah daerah berdasarkan Permendikbud nomor 1 akan memberikan surat penugasan dan petikan paling lambat mudah-mudahan tanggal 3 Oktober bisa disampaikan secara simbolis saat hari jadi kabupaten Sukabumi, pada saat acara Sukabumi Award akan kami berikan kepada perwakilan teman-teman honorer semuanya yaitu Petikan surat penugasan dari pemerintah daerah kabupaten Sukabumi," Jelas Sekda saat menyampaikan hasil mediasi.

    Pernyataan sekda tersebut di sambut dengan suka cita dengan mengucap Alhamdulillah dan Sujud Syukur oleh seluruh guru honor yang hadir di tempat itu,seluruh guru honorer merasa puas dengan hasil mediasi ini.

    Usai menyampaikan hasil mediasi sekda menjelaskan bahwa Sebetulnya ini ada sebuah Miss informasi, Sekda mengaku Pemerintah Daerah sebetulnya telah mengeluarkan Surat Peritah Tugas Bagi  guru honor beberapa waktu lalu, namun petikan dari surat Keputusan Tersebut  belum disampaikan Petikannya.

    "sebetulnya kita sudah melakukan apa yang yang diinginkan oleh mereka itu Pak Kadis sudah mengambil sikap beberapa waktu yang lalu hanya mungkin petikannya belum disampaikan" jelasnya. Terkait peningkatan kesejahteraan Sekda akan coba mempelajari dari sisi potensi APBD.

    "Yang jelas political willnya sudah ada, Kita akan bahas ke forum dengan legislatif, termasuk jaminan kesehatannya, inshallah akan kita perhatikan, yang penting ketika mereka sakit bisa terlindungi misalnya oleh JAMKESDA atau  BPJS" pungkasnya.

    Dengan hasil kesepakatan mediasi  yang telah diterimanya maka masa dari Guru Honor membubarkan diri, mereka berjanji  terhitung hari ini, maka aksi mogok mengajar Guru Honorer Kabupaten Sukabumi dicabut, kegiatan belajar mengajar kembali akan dilakukan seperti biasa mulai besok Rabu. (26/9).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus