Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ratusan Siswa Sekolah Ikuti Program MSA 2018

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30161.jpg

    BANDUNG-Sebanyak 500 siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan serta para pengajar di wilayah Jawa Barat mengikuti program Michelin Safety Academy (MSA) 2018, yang berlangsung di SMK Negeri 3 Bandung.

    President Director Michelin Indonesia Fritz Mueller mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk edukasi keselamatan dan meningkatkan kesadaran kepada para pengendara muda dan pemula menyusul tingginya tingkat kecelakaan di Indonesia yang melibatkan generasi muda dengan rentang usia 15 hingga 24 tahun.

    "Edukasi keselamatan berkendara untuk pengendara usia muda kita laksanakan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 3-20 Oktober  2016," kata Fritz, kepada wartawan dalam kampanye Perfection in Safety, di SMKN 3 Bandung, Rabu (03/10).

    Menurut Fritz, memasuki tahun yang kelima, Michelin memperluas cakupan wilayah di luar Jakarta, yaitu di 20 sekolah di Jawa Barat yang mencakup Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang.

    "Secara konsisten kita memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran keselamatan kepada para pengendara muda dan pemula, kegiatan edukasi dikemas secara menyenangkan dan menarik," ucapnya.

    Fritz berharap, pentingnya kesadaran akan keselamatan dalam berkendaraan serta menjadikannya sebagai gaya hidup untuk mengurangi tingginya angka kecelakaan, terutama yang melibatkan pengendara usia muda.

    "MSA merupakan wujud nyata kampanye Michelin, Perfection in Safety, dalam rangka menghadirkan mobilitas yang lebih aman dan lebih baik berdasarkan tiga pilar, yaitu keselamatan berkendaraan, pemberian edukasi yang berkelanjuun, inovasi produk, serta pelayanan dukungan purna jual yang prima," tuturnya.

    Sementara itu, Affairs and Corporate Communications Director Michelin Indonesia, Nora Guitet mengatakan, program yang akan berlangsung selama lebih dari dua pekan ini memiliki beberapa rangkaian kegiatan, yaitu sosialisasi dan edukasi, simulasi berkendaraan yang baik dan aman serta para siswa berkesempatan untuk mendapatkan SIM A atau C.

    "Kita memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk membekali diri dengan persiapan yang matang sebelum ujian SIM dan menghadapi kondisi jalan raya yang sesungguhnya," pungkasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus