Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Survei BI : Konsumen Masih Optimistis

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30176.JPG

    BANDUNG-Survei Konsumen yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat mengindikasikan bahwa secara umum optimisme konsumen terhadap perekonomian masih kuat dengan tren meningkat pada periode laporan. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2018 yang berada pada level optimis dan meningkat dibandingkan kondisi bulan sebelumnya.

    Meningkatnya IKK tersebut didorong oleh meningkatnya Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE terpantau meningkat dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, IEK terpantau meningkat dibanding bulan sebelumnya.

    Deputy Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Ismet Inono menyebutkan tingkat konsumsi konsumen terpantau masih kuat dengan tren meningkat pada periode laporan. Hal ini tercermin dari porsi konsumsi terhadap pendapatan yang stabil sebesar 69%.

    Sementara itu, porsi cicilan pinjaman terhadap pendapatan tercatat sedikit menurun 1% menjadi sebesar 15%. Adapun porsi tabungan terhadap pendapatan tercatat sedikit meningkat 1% menjadi sebesar 16% pada periode laporan.

    Sementara itu, tekanan harga di wilayah Jawa Barat pada tiga bulan mendatang (Desember 2018) diperkirakan akan meningkat dibanding tekanan harga pada November 2018. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) tiga bulan mendatang yang meningkat menjadi berada pada level indeks 180.

    Secara lebih mendalam, responden menilai bahwa meningkatnya tekanan harga tersebut disebabkan oleh meningkatnya tekanan harga pada kelompok komoditas makanan. Sementara itu, penggunaan produk perbankan pada enam bulan mendatang (Maret 2019) diperkirakan jumlah tabungan akan meningkat yang disertai dengan perkiraan jumlah pinjaman yang menurun.

    Hal tersebut terindikasi dari indeks perkiraan jumlah tabungan 6 bulan mendatang yang tercatat meningkat tujuh poin menjadi berada pada level 143. Di sisi lain, indeks perkiraan posisi pinjaman tercatat menurun 10 poin menjadi berada pada level 142. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus