Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tari Jipeng Masuk Rekor Muri, Bupati Sukabumi Ikut Menari

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30305.jpg

    KABSUKABUMI-Destinasi pariwisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP) merupakan sebuah konsep manajemen sumber daya keanekaragaman bumi yang memiliki daya tarik wisata .Keanekaragaman ini mencakup geologi (geodiversity), biologi (biodiversity), sosial budaya (cultural geodiversity) dan pariwisata.

    Sebagaimana diketahui Bersama Bahwa Pada Tanggal 17 April 2018 GCP Telah Di Tetapkan Menjadi ciletuh-palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG) dan pada tanggal 14 september 2018 CPUGG ditetapkan menjadi Anggota Global Geopark Network (CGN).

    Dalam rangka untuk memenuhi program-program pariwisata dan sarana untuk terus mempromosikan Destinasi Wisata CPUGG, Pemerintah Provinsi Jawabarat bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi Menggelar acara Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark Festival ke 4 (CGF 4) di kawasan CPUGG dan dipusatkan digeosite Amphiteater/Panenjoan Desa Tamanjaya Kecamatan Ciemas. Sabtu (13/10).

    Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawabarat (Kadispar jabar) Ida Hernida yang juga merupakan ketua penyelnggara menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan event ini ialah untuk mensosialisasikan penetapan GCP menjadi CPUGG.

    " Kami ingin memperkenalkan dan mempromosikan potensi alam (geologi dan hayati), budaya dan produk Unggulan Masyarakat di Kawasan CPUGG"jelas ida pada saat memberikan sambutan

    Ida pun menginginkan CPUGG menjadi destinasi unggulan berkelas dunia di Jawabarat.

    " Wisatawan lokal dan asing diharapkan mengunjungi kegiatan festival sekaligus mengenal CPUGG lebih jauh dan sekaligus bisa dijadikan destinasi wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan lokal dan asing khususnya " ucapnya

    Kegiatan yang di selenggarakan selama tiga hari ini, yakni pada tanggal 12-14 Oktober 2018 di isi dengan rangkaian kegiatan yang menarik diantaranya ada Geobike,Geotrail Run,Geotouring,Geoclimb,Geocamp Music,Geowisata Arunt Gelombang,Geotubbing,Geotrack Games,Geosky,Geopark exhibition,Geokuliner, geoproduk dan ada juga pameran yang diikuti oleh Geopark Nasional,Geopark Internasional,perguruan tinggi dan Komunitas penggiat pariwisata.

    Sementara itu di kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami yang hadir beserta jajaran Perangkat Daerah pemerintah Kabupaten Sukabumi, mengungkapkan bahwa kegiatan Festival Geopark Ciletuh-Palabuhanratu (CGF) tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-4, sebagai salah satu sarana mempromosikan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sebagai destinasi wisata unggulan kelas dunia, event CGF tahun ini juga sekaligus merupakan momentum keberhasilan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu meraih Unesco Global Geopark (UGG) pada bulan April yang lalu.

    " Event CGF juga merupakan salah satu upaya mendukung program pemberdayaan menuju kemandirian masyarakat pariwisata, terutama untuk menghidupkan tingkat partisipasi dan inisiatif masyarakat dalam kegiatan-kegiatan geowisata, seni budaya, konservasi dan edukasi yang dapat menggerakkan sistem industri pariwisata sehingga akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat" ungkap Bupati saat memberikan sambutan

    Bupati pun menjelaskan bahwa pembangunan dan pengembangan pariwisata tidak terlepas dari tiga pelaku utama yaitu pemerintah, sektor swasta (industri) dan masyarakat.

    " Tantangan kita kedepan adalah, bagaimana potensi alam yang lengkap dan indah ini menjadi salah satu tujuan utama wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Kendala kita tentu bukan hanya semata infra struktur, tetapi bagaimana daya tarik ini dikemas kedalam sebuah event yang teragendakan dan bisa melengkapi keindahan alam yang kita miliki. Kita harus sudah mulai berani merancang kegiatan-kegiatan atraktif yang mengundang dunia mengenal keindahan alam yang lengkap dan tidak dimiliki setiap daerah" bebernya

    Bupati pun berharap dengan adanya even Festival CGF dapat menarik minat lebih banyak lagi wisatawan berbagai segmentasi, karena Kabupaten Sukabumi terdapat spot-spot wisata yang wajib dikunjungi para wisatawan yang tidak dimiliki oleh daerah lain Kota/Kabupaten di Jawa Barat maupun di Indonesia.

    " Festival ini tidak semata menampilkan keanekaragaman budaya dan atraksi wisata, tetapi juga dapat dimanfaatkan bagi mereka yang menyukai tantangan, penjelajahan dan menguras adrenalin. Saya kira, kegiatan semacam ini akan menjadi salah satu upaya promotif dan mampu mengundang semakin banyak lagi segmen wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Sukabumi, khususnya Geopark Ciletuh-Palabuhanratu" pungkasnya

    Di kesempatan sama pula, di selenggarakan pemecahan Rekor Tari Jipeng yang merupakan tarian ciri khas Kabupaten Sukabumi dengan melibatkan 5000 lebih penari yang terdiri dari kalangan pelajar,penggiat pariwisata maupun masyarakat umum dan Bupati Sukabumi pun ikut serta menari dalam pecahan rekor ini.

    Namun tak hanya itu saja, ada 200 seniman yang terdiri dari pria dan wanita , akan terbagi dalam berbagai atraksi budaya dan kesenian daerah. Diantaranya atraksi seni cepet, rengkak penyadap jipeng, gondang, tutunggulan, suligar, pencak silat, dan wayang golek yang tampil secara bergantian menghibur para pengunjung festival ini.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus