Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Buka Koordinasi dan Konsultasi Penegak Hukum serta Penguatan Tim Assesmen Terpadu dan Interdiksi di Kabupaten dan Kota Sukabumi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30337.jpg

    KABSUKABUMI-Semakin maraknya penyalahgunaan narkoba saat ini, yang mana tidak saja terjadi di wilayah perkotaan, tetapi juga merambah wilayah perdesaan, dengan segmen sasaran tidak pandang bulu lagi, dimana seluruh usia dan profesi menjadi sasaran pasar peredaran gelap Narkoba. Demikian dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami dalam sambutannya pada acara Koordinasi dan Konsultasi Penegak Hukum Serta Penguatan Tim Asesmen Terpadu dan Interdiksi Di Kabupaten dan Kota Sukabumi Tahun 2018, bertempat di Pendopo Sukabumi, Senin (15/10).

    Selanjutnya Bupati menyampaikan, permasalahan narkoba merupakan masalah kompleks yang harus segera ditanggulangi oleh kita bersama, karena dampak narkoba tidak hanya menyasar aspek kesehatan, namun juga keamanan dan aspek ekonomi. Hal ini dapat kita lihat dari dinamika di lapangan dimana masalah Narkoba tidak hanya menyerang kelompok ataupun kalangan tertentu, namun sudah merasuk ke berbagai lini kehidupan dan tidak menutup kemungkinan Narkoba akan menyerang siapa saja termasuk aparat pemerintah TNI dan Polri.

    "Saya menilai koordinasi dan konsultasi penegak hukum serta penguatan tim assesmen terpadu dan interdiksi di Kabupaten dan Kota Sukabumi kali ini merupakan hal yang sangat penting dan merupakan wujud sinergitas antara BNN bersama aparat yang bekerjasama lintas sektoral yang dapat menciptakan jejaring yang kuat dalam bersama-sama menanggulangi masalah penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Sukabumi maupun Kota Sukabumi," tegasnya.

    Lebih lanjut, Bupati berharap dengan akan dibentuknya Tim Assesmen Terpadu dapat memberikan warna baru proses penegakan hukum yang mana pecandu murni yang harus direhabilitasi ataupun yang harus dihukum.

    "Tim ini dapat memberikan referensi bagi penyidik, jaksa, hakim, dan lapas serta harus transparan dan independen, sehingga Aparat Penegak Hukum dapat menegakkan hukum dan keadilan, juga bisa memberikan pelayanan hukum yang prima kepada para pencari keadilan," terangnya.

    Hadir pada kesempatan tersebut Kapolres Kota Sukabumi, Kepala Kajari Kabupaten/Kota, Ketua Pengadilan Kabupaten/Kota, Kalapas Warungkiara dan Nyomplong, Kepala BNNK Sukabumi, Kadis Kesehatan Kabupaten/Kota Sukabumi, serta undangan lainnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus