Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mahasiswa USB Kampanyekan Gerakan Stunting di Bandung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30375.jpg

    BANDUNG-Kota Bandung masuk dalam 13 Kabupaten/Kota prioritas dalam penanganan balita bertubuh pendek (Stunting) di Jawa Barat. Namun kasus ini tidak hanya di Jawa Barat, pemerintah pusat telah menetapkan 100 Kabupaten/Kota prioritas untuk intervensi balita bertubuh pendek oleh tim nasional percepatan penanggunalangan kemiskinan. 

    Koordinator Gerakan Stunting Terukur Bandung Raya (Gesit) Bandung kampus USB Iwan Septiadi mengatakan sekitar 37% (hampir 9 juta) anak balita mengalami stunting di Indonesia, berdasarkan Riskesdas 2013. 

    Menyikapinya, komunitas Gesit Bandung atau “Gerakan Stunting Terukur Bandung Raya” yang terdiri dari mahasiswa llmu Komunikasi USB YPKP melakukan kampanye ke beberapa tempat di Kota Bandung.

    Seperti di kelurahan Padasuka kecamatan Cibeunying Kidul pada Minggu 14 Oktober 2018, tidak hanya anak-anak, para ibu dan bapak antusias mengikuti kegiatan kampanye dengan menjadi peserta dalam program Gesit Ibu (gerakan stunting terukur ibu), SUM-SUM (suka makan sayur-buah juga minum susu) dan program Bola Ubi (Main bola bersama abi). 

    Ketiga‘ program tersebut menyasar Ayah, Ibu, dan Anak sehingga menepis anggapan bahwa masalah pertumbuhan anak menjadi tanggung jawab ibu saja. 

    Dalam program Gesit Ibu, relawan mengomunikasikan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai materi kampanye serta menyarankan 5 checklist agar anak terhindar dari Stunting diantaranya ;

    1. Memastikan anak suka makan sayur dan buah juga minum susu; 2. Memastikan anak menyelesaikan imunisasi dan minum obat cacing; 3. Memastikan anak melakukan oleh fisik dengan rutin; 4. Memastikan sanitasi dan lingkungan yang sehat dan terhindar asap rokok; 5. Memastikan anak selalu dibawa ke POSYANDU. 

    "Selanjutnya program SUM-SUM mengajak anak-anak usia di bawah 12 tahun untuk mewamai gambar sayur dan minum susu serentak bersama 30 anak-anak di Gang Neglasari Selatan VII. Tidak kalah antusias pula para bapak yang dikunjungi di rumahnya mendapatkan 15 boneka bola," tuturnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus