Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Menteri Rini, Lepas Ekspor Produk Vaksin Bio Farma ke India, Pakistan, Turki dan Honduras

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30523.jpg

    BANDUNG-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tunjukkan komitmen dan dukungan peningkatan ekspor dari BUMN berbagai sektor. Rini hadir langsung melepas ekspor produk vaksin Bio Farma, disaksikan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat. setelahnya sebelumnya melepas produk ekspor dari Pindad, Dahana dan LEN Industri di Bandung, Rabu (31/10/2018).

    Rini mengatakan, “Di sektor industri Farmasi, BUMN didorong untuk memproduksi produk farmasi yang memiliki nilai tambah, BUMN yang telah memiliki produksi melebihi kebutuhan dalam negeri kami dorong untuk ekspor".

    Rini menambahkan, “Bio Farma agar terus meningkatkan inovasi, meneruskan riset dan pengembangan sebelumnya, sehingga selain memenuhi kebutuhan dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan global".

    "Kita harus berinovasi untuk produk-produk yang semula impor kita bisa mandiri, bahkan saat ini sudah mampu untuk mengekspor," ujarnya lagi.

    Sementara itu, M. Rahman Roestan, Direktur Utama Bio Farma, turut hadir dan menyampaikan, “Bio Farma sudah lama mengekspor produk vaksin, kami memulai ekspor perdana pada tahun 1998, satu tahun setelah produk vaksin kami mendapat pra-kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO)”.

    “Hari ini, terdapat pengiriman ke empat (4) negara tujuan ekspor. Tiga (3) di antaranya adalah finished product vaksin Polio (bOPV-20 dosis) ke Pakistan dan ke Turkey, serta vaksin Difteri Tetanus Pertusis (DTP) 10 dosis ke Honduras, Amerika Tengah. Selain itu kami juga ada pengiriman bulk (bahan setengah jadi atau intermediate product) Polio ke India,” tambahnya.

    “Jadi, total nilai ekspor vaksin yang dilepas hari ini, sebesar USD 5,18 juta atau sekitar 75 Miliar rupiah. Yang diekspor terdiri dari 50 juta dosis bulk polio ke India, sedangkan ke Pakistan, Turkey dan Honduras sekitar sebanyak 1 juta vial vaksin bOPV-20 dosis dan 10 dosis,” ungkap Rahman.

    “Raihan penghargaan tersebut atas keberhasilan Bio Farma dalam memperluas pasar vaksin, dengan menambah jumlah market di negara-negara benua Asia dan Afrika, sehingga sampai dengan 2018, produk vaksin Bio Farma sudah digunakan di lebih dari 140 negara” tutup Rahman. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus