Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bandung Miliki Museum Sejarah Kota

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30524.jpg

    BANDUNG-Masyarakat Kota Bandung maupun wisatawan yang datang dan ingin mengetahui sejarah berdirinya Kota Bandung saat ini tidaklah sulit, karena mulai hari ini, Rabu (31/10) telah dibuka secara umum Gedung Museum Kota Bandung yang terletak di Jalan Aceh No. 47.

    Ketua Tim Pendiri Museum Kota Bandung, Hermawan Rianto mengatakan, museum terbagi menjadi dua area kunjung utama, dimana area pertama adalah area depan yang merupakan gedung cagar budaya tipe A,  di area ini ditampilkan sejarah Kota Bandung dan sejarah pergerakan kebangsaan.

    “Kehadiran museum Kota Bandung ini sebagai museum budaya yang diperuntukkan sebagai wadah kajian pengembangan sejarah untuk generasi selanjutnya,” ucap Hermawan, di sela-sela peresmian Museum Kota Bandung, Rabu (31/10).

    Untuk area belakang menurut Hermawan, akan diisi dengan produk budaya Kota Bandung, mulai dari agama, seni, sosial, budaya, ekonomi, teknologi, dan sebagainya. Gedung gaya modern berlantai 3 ini akan diisi dengan artifak yang didominasi oleh 60 persen foto, 20 persen dokumen dan arsip, 10 persen grafis dan 10 persen artifak lain.

    "Benda-benda koleksi dan materi museum berasal dari berbagai sumber sejarah, baik peninggalan sejarah yang ada di masyarakat, materi sejarah dari museum-museum di Indonesia dan Belanda, yang tentunya materi harus dievaluasi dicek kembali," katanya.

    Menurut Hermawan, untuk mengembangkan materi sejarah di museum Kota Bandung, pihaknya telah bekerjasama dengan museum di Belanda dan untuk pengelolaan museum ini pihaknya akan menggandeng para kurator dengan harapan bisa dikelola secara profesional.

    "Pengelola berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari ilmu agama, sejarah, teknologi, budaya, dan lain-lain," jelasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus