Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ekonomi Jabar Masih Tetap Tumbuh

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30582.jpg

    BANDUNG-Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat merilis Perekonomian Jawa Barat pada triwulan III-2018. Ekonomi Jawa Barat triwulan III-2018 terhadap triwulan III-2017 tumbuh 5,58 persen (y-on-y) meningkat dibanding periode yang sama pada tahun 2017 yang tumbuh sebesar 5,20 persen. 

    Perekonomian diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 501,70 triliun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 361,89 triliun.

    Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,85 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit tumbuh sebesar 18,92 persen.

    Menurut Kepala BPS Jabar Doddy Herlando, Ekonomi Jawa Barat triwulan III-2018 terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 1,75 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 6,06 persen. Pertumbuhan tertinggi dari sisi Pengeluaran lebih disebabkan pertumbuhan komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintahan sebesar 8,71 persen.

    Ekonomi Jawa Barat tirwulan III-2018 secara kumulatif (c-to-c) tumbuh 5,73 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,31 persen. Pertumbuhan tertinggi dari sisi Pengeluaran disebabkan oleh pertumbuhan Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit tumbuh sebesar 19,45 persen.

    Sementara sumber laju pertumbuhan (Source of Growth, SOG) secara (y-o-y) dari sisi lapangan usaha yang memberikan andil pertumbuhan terbesar adalah Lapangan Usaha Industri Pengolahan yaitu sebesar 2,92 persen. Andil positif terbesar terhadap pertumbuhan adalah komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) sebesar 2,44 persen. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus