Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Sukabumi : Pemberantasan Korupsi Prioritas Utama

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30984.jpg

    KAB. SUKABUMI - Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera di dalam negara yang demokratis dan berkeadilan, diperlukan langkah-langkah dan prioritas utama dalam berbagai program. Salah satu aspek di dalam mewujudkan program yang bernilai strategis tersebut adalah pemberantasan korupsi. Demikian dikatakan Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami ketika membuka acara Pentas Seni bertema "Anti Korupsi Dalam Rangka Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI)Tahun 2018" yang ditandai dengan pemukulan gendang, bertempat di GOR Cisaat, Minggu (9/12).

    Dikatakan Bupati Sukabumi bahwa pemberantasan korupsi memiliki prioritas yang tinggi dan menjadi komitmen seluruh komponen bangsa untuk mewujudkannya. Karena korupsi merupakan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa dan berakibat secara signifikan terhadap segala aspek kehidupan, khususnya aspek sosial dan ekonomi.

    Selanjutnya bupati mengatakan salah satu dampak yang sangat memperihatinkan adalah adanya kecenderungan pengusaha yang memutuskan untuk tidak menanamkan modalnya di Indonesia karena tingginya biaya transaksi yang berkaitan dengan proses di birokrasi.

    "Hal ini berdampak pada laju perkembangan perekonomian Indonesia yang berjalan lambat, berkurangnya lapangan kerja, dan mengakibatkan tingginya angka pengangguran, " terang bupati.

    Lebih lanjut bupati mengatakan, tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa dengan mengedepankan akutabilitas dalam semua bidang, menjadi kunci bagi keberhasilan pemberantasan korupsi di Indonesia.

    "Tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance), menjadi cita-cita dan harapan bagi kita semua," ungkapnya

    Dalam upaya pemberantasan korupsi harus terdapat integrasi antara pencegahan dan penindakan. Karena upaya pemberantasan korupsi akan sia-sia apabila hanya dilakukan penindakan setelah korupsi terjadi.

    "Upaya pencegahan terhadap korupsi harus dimulai dari dalam diri setiap warga negara Indonesia. Karena itu, saya sangat mendukung Gerakan Indonesia Anti Korupsi, dan langkah-langkah lain yang senada," pungkasnya.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus