Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Cegah Narkoba, Bandung Siapkan Regulasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31035.jpg

    BANDUNG-Bagian dari upaya untuk menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkortika dan obat-obatan terlarang (narkoba), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menekan kasus penyalahgunaan narkoba melalui berbagai kebijakan.

    Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, Kota Bandung telah memiliki Peraturan Daerah Kota Bandung No.12 tahun 2015 tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya dan Penanggulangan.  

    "Tujuan regulasi tersebut yakni mencegah penyalahgunaan Napza melalui penyebaran informasi agar masyarakat memiliki wawasan dan kemampuan penalaran," ucap Ema, dalam Seminar Kota Tanggap Ancaman Narkoba, di Hotel Papandayan, Kamis (13/12). 

    Menurut Ema, berdasarkan data dari BNN bahwa Kota Bandung pada tahun 2015 prevalensinya sekitar 25.000 jiwa, dengan mayoritas laki-laki, dimana dari sisi umur ternyata berada di rentang 16-35 tahun atau usia produktif yang terdiri dari pelajar, mahasiswa hingga pekerja.

    "Melihat data tersebut, maka Pemkot Bandung pun terus berupaya menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya tingkat pelajar dan mahasiswa, karenanya kita perluas stakeholder, dari BNN, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur lainnya untuk melawan bahaya ini," ujarnya.

    Ema menyatakan, dari sisi Program, Kota Bandung telah melakukan bernagaibkegiatan diantaranya, Program Hebat (Hidup Sehat Bersama Sahabat), yaitu program yang mengkombinasikan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan kesehatan reproduksi yang dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah (Sudah dilaksanakan di 40 SMP sejak tahun 2009).

    "Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di seluruh sekolah juga rutin menggelar penyuluhan, ini berjalan melalui kerjasama Dinas kesehatan, Kesbangpol, BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung," katanya.

    Sedangkan dari sisi fasilitas, Kota Bandung telah menyediakan Puskesmasan pelayanan terapi komprehensif. Dari segi rehabilitas medis, Pemkot Bandung bekerja sama dengan BNN di antaranya di UPT Puskesmas Ibrahim Adjie, UPT Puskesmas Kopo, UPT Puskesmas Ujung Berung Indah, UPT Puskesmas Margahayu Raya, Klinik Medika Antapani dan Rumah Cemara.(Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus