Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Garut : Pelantikan, Untuk Peningkatan Pelayanan Publik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/bupati_aceng.jpg

    GARUT-Pelantikan pejabat struktural di lingkungan pemerintah kabupaten Garut, terutama terkait dengan proses penyegaran, diharapkan mampu meningkatkan dinamisasi dan kinerja kelembagaan, baik pada setiap SKPD khususnya, maupun kinerja pemerintahan pada umumnya, demikian dikatakan Bupati Garut H. Aceng HM Fikri,S.Ag pada saat pelantikan pejabat struktural eselon II, III dan IV di lingkungan pemerintahan Kabupaten Garut, Kamis (22/9), di Gedung Pendopo.

    Bupati Aceng menyatakan, pelantikan bukan semata-mata memenuhi kebutuhan pengisian jabatan yang kosong, maupun dalam rangka rotasi, mutasi ataupun promosi biasa, namun dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, maupun upaya peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Garut. Tuntutan dan tantangan birokrasi dalam rangka mewujudkan good governance, peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat dan dalam rangka peningkatan kepercayaan publik atas kinerja birokrasi, harus dijawab dengan sungguh-sungguh’

    Selain itu, pelantikan juga di maksudkan untuk menyelaraskan diri dengan proses perubahan yang terus berlangsung dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini, sangat memerlukan kesiapan aparatur. Seluruh jajaran birokrasi dituntut untuk memiliki jiwa yang tangguh, berkinerja tinggi, memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas, mampu beradaptasi dengan perubahan, dinamis dalam pemikiran, serta memiliki visi jauh kedepan, jelas Aceng.

    Pemerintah daerah  saat ini fokus pada upaya peningkatan disiplin pegawai, serta memberikan perhatian terhadap sikap loyal aparatur atas sistem dalam penyelenggaraan pemerintahan, dan secara khusus terhadap sistem dalam pembinaan kepegawaian. “Saya akan bersikap tegas, dan akan memberikan penekanan yang lebih mendalam terhadap pemaknaan atas dasar prinsip reward dan punishment”, tegasnya.

    Bupati pun menegaskan, jabatan dalam sistem kepegawaian bukanlah hak pegawai,  melainkan sebuah kepercayaan atau amanah, yang didasarkan pada penilaian terhadap aspek-aspek normatif serta aspek-aspek penilaian lainnya, sesuai dengan kriteria yang telah di tetapkan.

    Harus dipahami, Kondisi kepangkatan aparatur secara riil diibaratkan seperti piramida terbalik. Analogi  tersebut merupakan gambaran atas kondisi faktual, bahwa semakin tinggi pangkat maka semakin terbatas ruang yang memungkinkan bagi seorang pegawai negeri sipil untuk menduduki sebuah jabatan. Kondisi tersebut harus dipahami dengan benar oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil, yang selama ini memiliki persepsi, apabila dirinya berhak menduduki jabatan tertentu karena pangkatnya telah memungkinkan.

    Pejabat Struktural Esselon II yang dilantik berdasarkan SK. Bupati Garut Nomor: 821/KEP.090-BKD/2011 tanggal 22 September 2011 sebanyak 3 orang, yakni : Drs. Teddi Iskandar,M.Si sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Garut; Dra. Hj. Elka Nurhakimah,M.Si sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dan Drs. H. Mahmud, M.Pd sebagai kepala Dinsosnakertrans Kab. Garut.

    Pejabat Esselon III berdasarkan SK Bupati Garut Nomor:821/KEP.091-BKD/2011 tanggal 22 September 2011 dilantik sebanyak 73 pejabat. Pejabat Esselon IV berdasarkan SK Bupati Garut Nomor: 821/KEP.092-BKD/2011 sebanyak 104 orang. Sedangkan 7 orang lainnya dilantik sebagai pejabat fungsional.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus