Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wabup Sukabumi Hadirik Pleno Dewan Ketahanan Pangan Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31079.jpg

    KAB SUKABUMI-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, membuka rapat pleno Dewan Ketahanan Pangan Jawa Barat di Hotel Papandayan, Bandung, Senin (17/12).

    Dalam rapat tersebut dilaksanakan Expose dari perwakilan  Kementerian Pertanian RI terkait pemetaan ketersediaan pangan di Jawa Barat.

    Menanggapi hal tersebut Gubernur jawabarat Ridwan Kamil  meminta bupati/wali kota agar memetakan kebutuhan pangan di daerah masing-masing.

    "Saya ingin tahu berapa besar kebutuhan Jawa barat. Dinas Ketahanan Pangan kabupaten/kota bisa melaporkan dalam dua minggu daftar kebutuhan per harinya komoditi kebutuhan daerah masing-masing," kata Ridwan Kamil saat menyampaikan arahannya peserta rapat pleno.

    Di tempat yang sama Wakil Bupati Sukabumi H.Adjo Sardjono yangTurut  Hadir  bersama perwakilan bupati/wali kota dan Dinas Ketahanan Pangan kabupaten/kota se-Jawa Barat menjelaskan bahwa ada tiga data yang diminta Gubernur (Ridwan Kamil) berkaitan ketersediaan pangan.

    "Guberbur meminta 3 data, Pertama,data pangan yang dapat dipasok daerahnya sendiri, Kedua, data mengenai pangan yang perlu mendapat pasokan dari daerah lain di Jawa Barat dan luar provinsi dan yang Ketiga, data mengenai pangan yang perlu mendapat pasokan dari luar negeri atau impor," jelasnya.

    Menurut wabup, Data tersebut  akan di jadikan  gubernur untuk  landasan program program Satu Desa Satu Perusahaan.

    Selain itu, masih menurut wabup, Ridwan Kamil akan mengajak Petani untuk Go Digital, Gubernur  meminta bupati dan walikota menyerahkan laporan mengenai kendala distribusi pangan, Sehingga Dinas Ketahanan Pangan harus membuat daftar laporan tersebut untuk dilaporkan bupati dan walikota pada pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat yang di agendakan pada Januari-Februari 2019 mendatang.

    "Kabupaten Sukabumi telah melakukan berbagai upaya, antara lain telah memiliki Gudang Pangan yang bisa menampung 5.000 s.d. 6.000 ton gabah, untuk menguatkan ketersediaan pangan dan stabilisasi harga gabah, Data hasil produksi lokal," ujarnya.

    selanjutnya, Wabup mengaku bukan hanya data ketersediaan pangan, namun masalah atau kendala yang dihadapi seperti data Infrastruktur Jalan yang rusak, data lahan terlantar atau lahan tidur sudah disampaikan oleh Perangkat Daerah terkait.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus