Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Minta Peran Masyarakat Dan Pelaku Usaha Usaha Mendorong Pembangunan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31246.jpg

    KAB SUKABUMI-Akhir tahun 2018 menjadi sebuah keberkahan bagi masyarakat Desa Cibuntu Kecamatan Simpenan dan Desa tonjong Kecamatan Palabuhanratu, pasalnya masyarakat di dua desa tersebut kini memiliki Jembatan Baru yang menghubungkan dua desa dan Dua Kecamatan.

    Jembatan yang membentang di atas Sungai Cimandiri sepanjang 200 M dan lebar 1.5 M itu di Resmikan Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami, Senin (31/12).

    Dalam acara tersebut Hadi Cucu Wijaya asal brebes Jawa Tengah selaku pemberi hibah menyampaikan terimakasih atas di resmikannya jembatan tersebut.

    "Sudah dua kali jembatan ini akan diresmikan namun gagal dan mundur terus, Alhamdulillah sekarang tanggal 31 Desember ini menjadi sebuah kebanggan bagi saya karena jembatan ini bisa di resmikan langsung oleh bapak Bupati Sukabumi, ini menjadi kebanggan dan pengalaman bagi saya, sekali lagi saya ucapkan terima kasih  dengan rasa bangga dan rasa hormat saya kepada Bapak Bupati," jelasnya.

    Kedatangan Orang Nomor Satu Di Kabupaten Sukabumi Tersebut mendapat sambutan hangat dari Warga Masyarakat, dalam kondisi hujan Bupati Sukabumi datang mengendarai motor ATV (All Terrain Vehicle).

    Dalam sambutannya Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami menyampaikan bahwa hal seperti ini bisa membantu percepatan pembangunan, menurutnya peran masyarakat sangat di butuhkan sehingga percepatan pembangunan di kabupaten Sukabumi cepat terwujud.

    "Pembangunan jembatan ini murni dari masyarakat yang berkeinginan untuk memberikan sumbangsih pembangunan, hebatnya  yang membangun bukan masyarakat Sukabumi, mudah-mudahan dengan ini dapat memberikan satu nilai manfaat baik," terangnya.

    Bupati meminta peran desa untuk merawat dan memelihara infrastruktur yang telah di bangun.

    "Dua Desa ini harus bersepakat, untuk memelihara jangan silih andelkeun (jangan saling mengandalkan)," tegasnya.

    Bupati menjelaskan, untuk pembangunan seluruh Kabupaten Sukabumi jika menggunakan anggaran APBD atau dana Desa Akan sulit terlebih dengan kondisi luas wilayah Kabupaten Sukabumi.

    "Kita berharap  masyarakat mau berperan aktif, terlebih perusahaan dengan Dana CSR nya yang tergerak untuk membantu peran saudara-saudaranya, insyaAlloh pembangunan di Kabupaten Sukabumi akan lebih cepat terealisasi," harapnya.

    Bupati menambahkan bahwa program pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur.

    "Ketika melanjutkan, infrastruktur hanya 30% sampai 40% yang bisa dilalui dan bagus hari ini sudah mendekati di angka 70%,  mudah-mudahan di tahun 2019 ini kita bisa menyelesaikan asal tidak terganggu oleh musim atau bencana alam," tambahnya.

    Bupati berharap, apa yang di inginkan masyarakat harus nyambung dengan dengan perangkat Desa.

    "Membangunnya mudah memelihara yang sulit, Jangan sampai nanti pak hadi sudah membangun kepala desa tidak menganggarkan untuk perawatan, kedepan masyarakat harus berperan dalam perencanaan pembangunan, Musrenbang  harus di ikuti dan harus menjadi catatan oleh kita, sehingga anggaran yang di berikan pemerintah bisa termanfaatkan dengan baik sesuai keinginan masyarakat," tambahnya.

    Tak hanya itu bupati pun meminta kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah terbangun.

    "Minimal kalau ada selokan mampet masyarakat ikut membantu membersihkan, kalau airnya ke jalan pasti akan mengurangi usia jalan, mari sama sama ngahiji untuk membangun Kabupaten Sukabumi menjadi lebih baik," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus