Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    NTP Jabar Desember 2018 Semakin Baik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31283.JPG

    BANDUNG-Hasil pemantauan harga di 18 kabupaten di Provinsi Jawa Barat pada Desember 2018 NTP Jawa Barat mengalami kenaikan sebesar 0,72 persen dibandingkan November 2018, dari 110,10 menjadi 110,90.

    Indeks harga hasil produksi pertanian (IT) naik sebesar 0,98 persen dan Indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi petani (IB) naik sebesar 0,26 persen. NTP tumbuh positif karena pertumbuhan IT lebih besar daripada pertumbuhan IB.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat pada bulan Desember 2018 mencatat seluruh subsektor NTP pertanian dari (5 subsektor) mengalami kenaikan. Diurutkan dari kenaikan terbesar pada Subsektor Peternakan mengalami kenaikan sebesar 1,04 persen, Subsektor Hortikultura mengalami kenaikan sebesar 0,90 persen.

    “Kemudian  Subsektor Tanaman Pangan mengalami kenaikan sebesar 0,65 persen, Subsektor Perkebunan Rakyat mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen, dan Subsektor Perikanan mengalami kenaikan sebesar 0,27 persen,” kata Kepala BPS Jawa Barat Doddy Herlando.

    BPS Juga mencatat jika di daerah Perdesaan Jawa Barat Konsumsi Rumah Tangga pada Desember 2018 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen. Semua kelompok pengeluaran kecuali Pendidikan, Rekreasi, dan Kelompok Olah Raga dan Transportasi dan Komunikasi mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada Kelompok Bahan Makanan dengan inflasi sebesar 0,45 persen.

    Kemudian Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau dengan inflasi sebesar 0,33 persen. Disusul Kelompok Sandang dengan inflasi sebesar 0,30 persen; Kelompok Perumahan dengan inflasi sebesar 0,15 persen, dan Kelompok Kesehatan dengan inflasi sebesar 0,07 persen.

    Sementara, Kelompok Transportasi dan Komunikasi mengalami deflasi sebesar 0,03 persen, dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga dengan deflasi sebesar 0,02 persen.  jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus