Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mahasiswa USB YPKP Deklarasi Anti Hoax

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31386.jpg

    BANDUNG-Sebagai bentuk keprihatinan terhadap berbagai informasi maupun video yang belum tentu kebenarannya atau hoax yang saat ini banyak tersebar melalui media sosial, ratusan mahasiswa Universitas Sanggabuana atau USB YPKP mengadakan Deklarasi Anti Hoax.

    Rektor USB YPKP, Asep Effendi mengatakan, deklarasi anti hoax oleh civitas akademi USB YPKP dilakukan didasari keprihatinan tentang beredarnya informasi-informasi yang berdampak kepada destruktif serta bentuk dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang beberapa waktu lalu melaunching Jabar Saber  Hoaks.

    "Yang paling penting adalah lembaga pendidikan memang mempunyai netralitas yang sangat tinggi yang harus dijaga, jika ada informasi yang masuk kita terima kemudian kita analisis dan sebarkan lagi menjadi hal yang positif," ucapnya.

    Menurut Asep, ketika ada informasi yang masuk kepada lembaga perguruan tinggi harus ada penelitian, dimana ada sebuah pembahasan yang lebih mendasar serta analisis yang lebih tajam berbasis kepada ilmu yang kita miliki dan kompetensi yang dimiliki dan fenomena yang terjadi.

    "Dengan cara seperti itu, jika keluar dari kampus informasi tersebut bukan lagi hoax, tapi sudah data dan fakta hasil analisis," kata Asep, di Kampus USB YPKP, Selasa (15/01).

    Asep berharap, masyarakat juga bisa menerima dan bergabung terhadap pemikiran ini dan masyarakat bisa menganalisis ini, sehingga mereka tidak terjebak pada satu fenomena yang ada hari ini dengan berbagai kejadian-kejadian di masyarakat.

    "Sanggabuana ingin ikut peran aktif sebagai lembaga pendidikan bersifat netral, akomodatif, informasi yang masuk kita terima tapi kemudian kita analisis dan kita sebarkan kembali dalam bentuk yang positif," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus