Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rakor LPPD, Bupati Sukabumi Targetkan Benahi Rutilagu Dan Santanisasi Di 2019

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31406.jpg

    KAB SUKABUMI-Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2018, di Aula Barat Gedung Sate Bandung.  Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa  hadir mewakili Gubernur Jabar pada acara tersebut,Rabu, (16/01).

    Sekda Jabar menjelaskan, ada beberapa indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan yang sifatnya agregat harus  ditingkatkan secara signifikan, yakni rata-rata rumah tangga bersanitasi (masih di angka 76,69%), rata-rata koperasi aktif (masih di angka 71,68%), pelayanan jaminan sosial tenaga kerja bagi pekerja/buruh (masih di angka 74,96%), rasio luas kawasan kumuh yang dinilai bertambah (dari 0,91% menjadi 1,10%), ruang terbuka hijau yang luasnya terus menurun (dari 25,63% menjadi 17,82%), serta sertifikasi lahan milik pemerintah daerah (masih di angka 37,95%).

    “Ada beberapa yang harus diperbaiki ke depan, seperti partisipasi SMA/SMK/MA, sanitasi juga harus ditingkatkan,” jelas Iwa.

    Dalam acara tersebut hadir Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Drajat Wisnu Setyawan, dirinya  mengatakan, hasil evaluasi LPPD akan mejadi rapor bagi kepala daerah, DPRD, juga OPD secara keseluruhan selama setahun penuh.

    "Nanti kedepannya hasil dari evaluasi kinerja terhadap LPPD akan jadi masukan bagi Kementerian Keuangan. Jadi nanti akan berdampak pada dana insentif daerah yang diterima pemda,” jelasnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan bahwa capaian progres Kabupaten Sukabumi harus menjadi catatan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah teknis sehingga menjadi perbaikan di 2019,

    "Target kita di tahun 2019 adalah pembenahan rutilahu dan sanitasi, walaupun secara persentase memang masih perlu butuh peningkatan karena beban anggaran berbanding dengan luasan wilayah, luasan wilayah ini mempengaruhi percepatan penanganan persoalan tetapi kita akan evaluasi sejauh mana, keseluruhan Perangkat daerah Harus saling mengsuport, tidak boleh pajiin-jiin (bersebrangan) untuk menciptakan sukabumi lebih baik kedepan," jelas H.Marwan.

    H.Marwan Hamami berharap kekurangan yang terjadi ditahun 2018 bisa segera terjawab di tahun anggaran 2019 terutama rutilahu dan Sanitasi walaupun menurutnya luas wilayah menjadi kendala.

    "Cakupan wilayah yang sangat luas, kemudian juga Jangkauan antar desa dengan desa tidak seperti kota, termasuk topograpi kita yang menjadi salah satu kendala dalam percepatan," jelasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus