Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wabup Aming Lepas Tiga Pemain Assad yang Berlatih Di Inggris

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31426.jpg

    PURWAKARTA-Wakil Bupati Purwakarta H. Aming menerima kedatangan 3 pemain ASSAD 313 Jaya Perkasa Purwakarta, yang mendapatkan beasiswa berlatih di Inggris.

    Ketiga pemain tersebut yaitu Fajar Faturrohman, Yadi Mulyadi dan Ahludz Dzikri Fikri yang termasuk dari 25 pesepakbola usia muda yang berhasil lolos seleksi untuk mendapatkan beasiswa berlatih di Aston Villa Inggris.

    "Kita kedatangan anak muda berbakat dan spesial yang sangat mengaharumkan bangsa dan khususnya Purwakarta, dan saya berdoa untuk kesuksesan mereka," ujar Aming ketika menerima Yadi, Ahludz dan Fajar di Ruang Kerjanya, Pemda Purwakarta, Senin (7/1/2019).

    Rasa bangga pun terlihat dari obrolan ringan antara Wabup dan ketiga pemain timnas U-16 tersebut.

    Menurut Aming, sebuah kebanggaan yang luar biasa, pasalnya untuk bisa mendapatkan beasiswa tidaklah mudah karena dari 60 pemain dipilih 25 pemain, yang tiga di antaranya asal Purwakarta.

    "Ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya, dari 25 orang se-Indonesia yang berangkat tiga orang diantaranya adalah warga Kabupaten Purwakarta," kata dia.

    Sedangkan menurut salah seorang pemain binaan Assad, Yadi Mulyadi kedatangan mereka untuk mengucapkan terima kasih serta doa karena selama ini pemkab mendukung serta membina Assad hingga menghasilkan pemain beprestasi.

    "Kita ucapkan terima kasih atas support Pemkab Purwakarta selama ini dalam pembinaan usia dini, selain itu mau izin berangkat berlatih ke Inggris," ujar pemain asal Plered Purwakarta tersebut.

    Ketiga pemain assad sendiri,mendapatkan beasiswa berasal dari program PSSI dengan salah satu klub di Inggris yaitu Aston Villa serta Super Soccer, selama 6 bulan ke 25 pemain tersebut akan berlatih di Inggris.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus