Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mencintai Lingkungan Melalui "Bergerak Tak Berasap"

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_31534.jpg

    BANDUNG-Banyak cara untuk menunjukan kecintaan terhadap lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan transportasi publik dan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari atau membiasakan diri berjalan kaki untuk mencapai tujuan tertentu.

    Seperti yang ditunjukan oleh Komunikasi Bandung Menulis melalui buku terbarunya “Bergerak Tak Berasap” , yang berisikan cerita para pengguna transportasi publik, pejalan kaki dan pesepeda dimana mereka mengajak berbudaya menjaga lingkungan lewat buku setebal 117 halaman. 

    Sebanyak 36 penulis terdiri dari guru, siswa sekolah bahkan pegawai yang mengisahkan pengalamannya untuk menjaga lingkungan yang dituangkan dalam buku "Bergerak Tak Berasap"  yang hari ini Rabu (23/01) diluncurkan di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jln Seram No. 2 Bandung.

    Steffi Budi Fauziah, salah seorang penulis buku "Bergerak Tak Berasap", menceritakan dirinya berjalan kaki saat bersekolah, khususnya saat berada di bangku Sekolah Dasar (SD) karena orang tua (ayah) harus berangkat subuh sehingga tidak bisa mengantar ke sekolah yang biasanya mengantarnya menggunakan sepeda motor.

    "Saat ayah sibuk dengan pekerjaannya dan harus berangkat sebelum subuh, saya pun harua berangkat sekolah lebih pagi. Saat pulang saya harus mandiri dan berjalan kaki. Saya tak pernah keberatan, karena saya sadar bahwa jalan kaki ternyata banyak manfaatnya," ungkapnya. 

    Sementara itu, Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, dirinya mengapresiasi buku "Bergerak Tak Berasap", karena isi dari  buku tersebut bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat hal yang sama.

    "Inisiatif dari Komunitas Bandung Menulis ini bisa memotivasi dan mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan dengan menggunakan transportasi publik maupun berjalan kaki dan bersepeda," ujarnya. 

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, proses pembuatan buku tersebut dimulai sejak Juli 2018 lalu dengan  mengumumkan akan dibuatnya buku tersebut melalui media sosial dan membuka bagi masyarakat yang ingin bergabung dipersilahkan.

    "Hingga akhirnya terkumpul sebanyak 53 tulisan dan kemudian diseleksi menjadi 36 tulisan. Minat menulis masyarakat cukup tinggi dan buku ini akan dibagikan ke sejumlah sekolah yang telah mengikuti program “bike to school” dan “walk to school”, tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus