Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Komisi B Tinjau Lokasi Pembangunan Tapak Sumur Baru Chevron

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/Kunker_komsi_B_ke_Chevron.jpg

    BANDUNG-Komisi B DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan tapak sumur baru dan jalan akses yang dibangun Chevron Geothermal Indonesia Ltd di Wilayah Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jum’at (30/9). Kunjungan kerja para wakil rakyat Jawa Barat itu didampingi oleh Manager Policy, Government & Public Affair Chevron Geothermal Indonesia Ltd, Alimin Ginting beserta jajarannya, Camat Kertasari Drs. Asep Ruswandi, MSi, Kepala Desa Cihawuk Aep Saepuloh, perwakilan dari Walhi dan tokoh masyarakat Desa Cihawuk.

    Kunjungan kerja tersebut, menurut Ketua Komisi B DPRD Jawa Barat, H. Hasan Zaenal Abidin, dimaksudkan untuk membuktikan apakah berita yang dilansir oleh media massa bahwa Chevron telah melakukan pembalakan pohon itu betul atau hanya sekedar issu belaka.

    “Dalam berita media massa disebutkan bahwa Chevron telah melakukan pembalakan kayu seluas 30 hektar, tetapi kenyataan di lapangan, Chevron hanya melakukan penebangan pohon seluas 1,83 hektar, yaitu untuk pembangunan tapak sumur baru dan jalan akses menuju tapak sumur baru tersebut,” kata Hasan di lokasi pembangunan tapak sumur baru Chevron kepada wartawan.

    Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lokasi tersebut, menurut Hasan, pihaknya dapat mengambil kesimpulan sementara. Pertama, bahwa masalah yang terjadi antara Chevron dan Masyarakat Desa Cihawuk adalah karena adanya komunikasi yang tersendat. Yang kedua, karena banyak pejabat yang menyampaikan statement tanpa tahu kondisi lapangan yang sebenarnya.

    Oleh karena itu, Hasan mengimbau kepada para pejabat agar jangan asal ngomong tanpa melihat langsung kondisi di lapangan. Lihat dulu dengan mata kepala, baru ngomong. Jangan baru katanya, sudah ngomong.

    Sedangkan kepada masyarakat dan aparat Desa Cihawuk, Hasan mengimbau agar kalau ada masalah-masalah yang diisukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, jangan cepat-cepat terpengaruh.

    “Saya  juga minta Kepala Desa Cihawuk dan Pak Camat Kertasari agar apa-apa yang terjadi sesungguhnya di lapangan segera disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga tidak ada miss komunikasi,” katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus