Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPR Kebut Rampungkan RUU PKS

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32047.jpg

    BANDUNG-DPR RI menargetkan Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) segera rampung pada 2019. Hal itu dilakukan karena masih banyak terjadi kekerasan seksual di masyarakat seperti pencabulan, pelecehan, pemerkosaan dal yang lainnya. 

    "Kita sudah sepakat bahwa RUU PKS ini harus selesai sebelum masa jabatan ini berakhir artinya 2019 harus segera selesai," kata Pimpinan Komisi VIII DPR RI, Tb Ace Hasan Syadzilly kepada wartawan usai mengikuti diskusi terbatas dengan tema "RUU Penghapusan Kekerasan Seksual" di PP Persis Bandung, Sabtu (2/2/2019).

    Berbagai macam kontroversi yang selama ini berkembang di masyarakat tentu harus diklarifikasi. Misalnya, ada isu yang berkembang bahwa Undang Undang yang sudah ditetapkan menyatakan pro terhadap LGBT, perzinahan dan melegalkan pernikahan sejenis.

    "Sebetulnya itu tidak tercantum dalam RUU PKS," tegasnya .

    Dia menegaskan pihaknya menyepakati, agar Undang Undang PKS ini mampu mencegah agar kekerasan seksual yang terjadi pada perempuan, anak, kelompok difabel dan juga kaum laki-laki tidak terjadi lagi.

    Selain itu, ada beberapa kasus kejahatan seksual yang tidak bisa dijerat oleh hukum. Untuk itu, pihaknya akan segera menyelidiki kendalanya sehingga beberapa kekerasan seksual yang banyak terjadi di masyarakat ini bisa diselesaikan secara hukum. 

    Artinya, siapapun pelaku kejahatan seksual harus diberikan efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatan kriminal tersebut. Maka, sebagai organisasi ke-Islaman, pihaknya mendorong agar nilai agama dijadikan azas di dalam Undang Undang PKS. 

    "Meskipun ada beberapa substansi masih tumpang tindih antara pasal satu dengan yang lainnya. Saya kira itu sesuatu yang oenting untuk dikaji," ungkapnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus