Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pindad dan Pertamina Teken Kerjasama Jaringan Pertashop

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32079.jpg

    BANDUNG-PT Pindad (Persero) dan PT Pertamina (Persero) menjalin kerjasama penyediaan sarana dan prasarana untuk jaringan Pertashop. 

    Nota kesepahaman/NK ditandatangani oleh Direktur Utama Pindad, Abraham Mose dan Direktur Pemasaran Ritel Pertamina, Mas’ud Khamid.

    Penandatanganan NK disaksikan oleh Deputi Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati.

    Deputi Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan sinergi BUMN ini dilakukan untuk meningkatkan nilai lebih pada perusahaan, termasuk untuk kepentingan negara dan masyarakat. 

    "Pindad dan Barata akan membangun sarana dan prasarana Pertashop, Len membangun PLTS yang sudah dilengkapi baterai sebagai sumber energinya,"kata Fajar dalam keterangan resminya, di Bandung, Jumat (8/3/2019)

    Pertamina saat ini bermaksud untuk melakukan pengembangan dan pembangunan jaringan Pertashop dalam skala yang besar dan luas di seluruh Indonesia dalam rangka memperkuat jaringan penyediaan/outlet bagi produk dan/atau BBM milik Pertamina. 

    Pertamina menunjuk anak perusahaannya, Pertamina Retail untuk mengadakan Pertashop (stasiun pengisian BBM khusus Pertalite) untuk daerah-daerah yang belum terjangkau SPBU.

    Sementara itu, Pindad sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang manufaktur alat dan peralatan pertahanan dan keamanan negara serta alat industri lainnya yang memiliki fasilitas dan sumber daya yang memadai, akan mendukung Pertamina dalam penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh jaringan Pertashop Pertamina tersebut.
     
    Direktur Utama Pindad, Abraham Mose mengatakan Pindad akan membangun sarana dan prasarana tersebut sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan Pertamina maupun ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    Salah satunya, Pindad akan memproduksi fisik Pertashop utuh, termasuk Tangki. Anak perusahaan Pindad, PT Pindad Enjiniring Indonesia (PEI) akan memproduksi Pertashop dengan produksi tahap awal sebanyak 300 unit. 

    "Dalam pelaksanaannya, PT PEI mengerahkan seluruh kemampuan Pindad group dan melibatkan industri manufaktur mitra binaan di sekitar Bandung," ujarnya.

    Pertashop terdiri dari Shelter, Dispenser dan Tangki bahan bakar dengan volume antara 1.000 sampai 3.000 liter. Hal yang menjadi kelebihan Pertashop ini adalah memiliki kapasitas 1.000 liter sampai dengan 3.000 liter yang mengikuti desain dengan standar keamanan operasional dan mudah untuk dimobilisasi dari satu daerah ke daerah lainnya. 

    Pertashop ini juga dilengkapi dengan solar cell yang mampu memenuhi ketersediaan sumber listrik secara mandiri untuk keperluan operasional Anjungan SPBU Mini tersebut. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus