Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    E-KTP untuk WNA Sementara Ditunda Hingga Pilpres Selesai

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32119.jpg

    BANDUNG-Disdukcapil Jawa Barat sementara menunda penerbitan e-KTP untuk warga negara asing atau WNA, hingga Pilpres dan Pileg 2019 berakhir.

    Kepala Disdukcapil Jawa Barat Hery Suherman mengatakan penundaan pencetakan e-KTP bagi WNA dilakukan setelah adanya temuan WNA yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

    Untuk diketahui, Polemik ini mulai muncul ketika beredar kabar TKA asal China di Kabupaten Cianjur memiliki e-KTP. Kabar itu semakin heboh ketika nomor induk kependudukan (NIK) dari TKA tersebut muncul di daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Setelah ditelusuri, ternyata terjadi kesalahan input data yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Cianjur. 

    Ia mengatakan WNA berhak memiliki e-KTP namun dengan berbagai syarat yang ketat sesuai aturan perundang-undangan sejak 2016.namuj mereka tidak bisa ikut Pemilu.

    Berdasarkan data yang ada, Hery menuturkan, di Jabar ini tidak lebih dari 200 WNA memiliki e-KTP. Dia memperkirakan masih banyak WNA yang harusnya memiliki e-KTP namun tidak mengajukan pembuatan kartu.

    Dalam kesempatan JAPRI, Kamis (14/3/2019) di Gedung Sate,  ia juga mempersilahkan masyarakat yang ingin melakukan perubahan  pada  kolom agama, khususnya yang menganut aliran kepercayaan. Berdasarkan catatan sipil, terdapat 3.910 orang yang menganut aliran kepercayaan di Jawa Barat. 

    "Ada 3.910 orang penghayat kepercayaan. Dari jumlah itu, baru 6 orang di Kota Bandung saja yang telah terbit e-KTP dengan kolom kepercayaan. Yang lain belum mengajukan. Kami tentu belum bisa mengeluarkan kalau tidak ada permohonan," jelasnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus