Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Soal TAP, Begini Kata Gubernur

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32153.jpg

    BANDUNG - Beberapa hari terakhir media online hangat memberitakan soal keberadaan Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang dinilai syarat KKN. Menanggapi hal itu Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang baru pulang dari lawatan dari timur tengah menepis anggapan miring tentang TAP.

    "Di setiap pemerintahan tim seperti ini selalu ada, di mana-mana bukan hanya di Jawa Barat. DKI ada, bahkan Presiden pun butuh tim seperti ini. Ada Wantimpres kan? Jadi tidak ada yang aneh," ujar Gubernur dalam jumpa pers khusus di Gedung Negara Pakuan, Senin (18/3/2019).

    Ridwan Kamil mengakui dalam pemilihan anggota TAP memang tidak bisa dihindari ada unsur subjektif dirinya, tapi tetap dipagari dengan kapabilitas orang yang dipilih.

    "Unsur kapabilitas atau kapasitas orang yang dipilih tetap jadi prioritas utama. Ada unsur subjektifitas, iya, karena saya butuh chemistry dalam tim. Seperti saya memilih adik saya misalnya, itu karena dia memiliki keahlian langka yaitu dalam bidang ahli antimonopoli," jelasnya.

    Emil menuturkan jumlah anggota TAP yang hanya 18 orang itu sebenarnya relatif sedikit bila dibandingkan dengan luas dan jumlah penduduk Jabar.

    "DKI yang luasnya jauh lebih sedikit dari Jabar jumlah anggota timnya 70 orang, kita hanya 18. Jadi Saya rasa sudah sangat efesien," papar Emil.

    TAP sendiri dibentuk karena Gubernur tetap membutuhkan pertimbangan dalam setiap langkah dari para ahli.

    "Tap itu narasumber gubernur, penasehat yang memang dibutuhkan agar kebijakan yang diambil itu tepat," tutup Ridwan Kamil. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus