Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jalan Provinsi Mantap 90 Persen

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita

    BANDUNG–Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat A. Koswara mengatakan, saat ini kemantapan jalan provinsi di wilayah Jawa Barat mencapai 90 persen, dan siap untuk menyambut ramainya kendaraan pemudik pada musim mudik 2019 mendatang.

    Hal itu dikatakannya saat acara Jabar Punya Informasi (Japri) yang juga dihadiri Asisten Dua Setda Jawa Barat Edi Nasution dan Dosen Teknik Sipil ITB Eri Susanto, di Halaman Timur Gedung Sate, Kamis (21/3).

    Ia mengatakan meski sudah mantap, namun perlu perhatian pula dari pemerintah kabupaten dan kota lainnya. Sebab jalur mudik, tertama jalur alternatif diluar jalan tol, kebanyakan adlaah jalur milik kabupaten dan kota.

    “Konektifitas jalan provinsi dan kabupaten harus mantap juga,” ujarnya.

    Ia mengatakan selain kemantapan jalan, pihaknya juga mewaspadai gangguan bencana yang ada di jalur mudik, khususnya jalur selatan. “Rawan longsor di jalur selatan, perlu perhatian juga,” jelasnya.

    Sementara itu Edi Nasution menambahkan perlunya kolaborasi antara pusat, provinsi dan daerah untuk mewujudkan jalan yang mantap. Menurutnya pendanaan pembangunan jalan setiap tahun anggarannya tidak besar sehingga masih kurang.

    “Kalau bisa jika ada pengembangan kawasan oleh swasta, juga harus membangun jalannya juga. Sebagai bentuk andil swasta untuk pembangunan Jabar,” tegasnya.

    Ia menyebutkan setidaknya ada dana sekitar Rp2,18 triliun yang dianggarkan tahun ini untuk pebangunan jalan dan pemeliharaan jalan di Jawa Barat. 

    Dosen Teknik Sipil ITB Eri Susanto menambahkan, jalan mantap yang dimaksud adalah jalan dalam kondisi bagus dan sedang.

    "Artinya bukan jalannya tidak ada bolong, tetap ada, tapi masih bagus untuk dilalui kendaraan. Saat ini selain mantap, jalan juga harus terkoneksi, terutama menghubungkan titik ekonomi di Jawa Barat," tuturnya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus