Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPRD Jabar Tetapkan 3 Peraturan Daerah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita

    BANDUNG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menetapkan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Jawa Barat menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat di Ruang Paripurna DPRD Jabar, Jl. Diponegoro No. 27, Bandung.

    Tiga Raperda yang ditetapkan menjadi Perda yaitu Raperda tentang Perlindungan Budidaya Ikan dan Petani Garam yang dibahas oleh Komisi 2 DPRD Jabar, Raperda Kawasan Tanpa Rokok yang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) 6 DPRD Jabar dan Raperda perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat No. 6 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah Jawa Barat yang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) 7 DPRD Jabar.

    Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil mengatakan, dengan disahkannya 3 Raperda ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki Perda yang sangat kuat terkait masalah rokok khususnya tenang pengaturan lokasi, tempat jualan dan lain sebagainya.

    "Jadi hari ini kita punya Perda yang sangat kuat terkait masalah rokok sehingga kita provinsi yang maju dalam menjaga generasi muda dari zat-zat aditif," kata Gubernur, usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kamis (21/03).

    Selain itu menurut Gubernur, dengan adanya Perda tentang Perlindungan Budidaya Ikan dan Petani Garam serta Perda perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat No. 6 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Penyusunan Perangkat Daerah Jawa Barat, pihaknya bisa melakukan tupoksinya dengan baik dan melindungi para petani ikan dan garam.

    "Kemudian juga sudah aman birokrasi kita sudah tidak ada masalah terkait dengan tupoksi-tupoksi baru ini sudah punya peraturannya dan juga kita bangga punya Perda untuk melindungi petani Budidaya Ikan dan Petani Garam yang selama ini mungkin masih kemana-kemamanya, kriteria ya gak jelas sekarang mereka kita lindungi rakyat kita dengan Perda kita sendiri," jelasnya.

    Gubernur menyatakan, setelah ditetapkannya Perda oleh DPRD Jabar, dalam semester ini akan langsung diterjemahkan kedalam Peraturan Gubernur (Pergub) untuk kemudian menjadi rutinitas kegiatan yang maju 

    "Mudah-mudahan setelah ini kita terjemahkan ke Pergub dan langsung dijadikan sebuah rutinitas kegiatan yang maju, ya masih di semester ini lah jadi Pergub, saya tidak mau ada antrian terlalu lama dari Perda ke Pergun," ucapnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus