Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sekda Kota Bogor Berharap GANN Bisa Sinergi dengan Pemerintah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32301.jpg

    BOGOR-Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menyambut baik kehadiran LSM Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Bogor. Ia berharap, GANN bisa membangun sinergitas yang baik dengan instansi-instansi pemerintah terkait termasuk Polri maupun BNN.

    Bertempat di ruang Paseban Surawisesa,  Balaikota Bogor, Kamis (14/3/2019), jajaran pengurus GANN Kota Bogor melakukan audiensi dengan Sekda Ade Sarip. 

    Ade mengatakan, peran GANN sangat diperlukan dalam komitmen untuk membantu BNN dan Polri dalam mensosialisasikan bahaya peredaran narkotika kepada semua lapisan masyarakat.

    “Organisasi harus terstruktur dan mudah-mudahan bukan sekedar nama tetapi juga ada kontribusi yang dirasakan, khususnya dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kota Bogor,” ungkap Ade. 

     

    GANN Paparkan Program Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Dikalangan Pelajar

    LSM Generasi Anti Narkotika Nasional (LSM GANN) Kota Bogor menggelar audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di ruang Paseban Surawisesa, Balaikota Bogor, Kamis (14/3/2019).

    Ketua LSM GANN Kota Bogor Suganda mengungkapkan maksud dan tujuan audiensi tersebut, selain untuk bersilaturahmi memperkenalkan organisasi, juga untuk memaparkan sejumlah program dalam pencegahan peredaran serta penyalahgunaan narkotika, khususnya dikalangan pelajar.

    “GANN memiliki program yang cukup banyak, baik program jangka pendek maupun jangka panjang.  Salah satunya programnya adalah sosialisasi dan edukasi melalui film atau konten visual. Agar program tersebut berjalan lancar diperlukan adanya rekomendasi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah,” ungkap Suganda.

    Ia menambahkan, tahun ini pihaknya akan segera mengeluarkan film yang bercerita dan memberikan peringatan tentang bahaya narkoba. “Film ini dikemas semenarik mungkin agar semua kalangan bisa menerima pesan dan maksud dari dibuatnya film tersebut. Segmentasi utamanya adalah remaja atau pelajar. Dengan menyaksikan film ini diharapkan akan ada warning dan manfaat secara edukasi, sosialisasi, dan meminimalisir peredaran narkoba,” jelasnya. 

    Terkait pembuatan film, lanjut Suganda, sebelumnya kegiatan serupa sudah pernah dilakukan kerjasama dengan pemerintah.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus