Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Iwa : BKKBN Harus Tingkatkan Kualitas Keluarga

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32418.jpg

    BANDUNG-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa menyatakan bahwa pada tahun 2045 mendatang Indonesia diperkirakan menembus 5 besar dunia dan menjadi negara berpenghasilan tinggi.

    "Beberapa tahun kedepan pada 2030-2040 Indonesia segera menyongsong fase bonus demografi, apakah kita siap lepas landas menuju negara maju atau justru sebaliknya, tertimpa bencana demografi," ucapnya.

    Menurut Iwa, bonus demografi merupakan kondisi di mana populasi usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif, membludaknya tenaga kerja produktif merupakan peluang emas bagi Indonesia untuk menggenjot perekonomian ekonomi dan membawa sebuah negara menuju arah lebih baik, khususnya membawa kesejahteraan masyarakatnya.
     
    "Pada usia Indonesia yang ke-100, penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 319 juta orang dimana 47% diantaranya berusia produktif," kata Iwa, diacara Rakerda BKKBN Provinsi Jawa Barat, di Grand Hotel Aquila, Selasa (26/03).

    Menurut Iwa, untuk mencapai target tersebut perlunya peningkatan diberbagai sektor kehidupan diantaranya meningkatkan kualitas institusi pemerintah yang harus menawarkan birokrasi yang efisien dan kompeten sumber daya manusia guna meningkatkan daya saing dan infrastruktur yang baik.

    Iwa juga mengharapkan BKKBN harus melakukan langkah-langkah dalam upaya untuk mendukung Indonesia menuju 5 besar dunia pada 2045 mendatang khususnya dalam peningkatan SDM dan peningkatan kualitas keluarga.

    'Rakerda ini untuk penajaman dan singkronisasi kegiatan, diimplementasi dan peningkatan partisipasi masyarakat langkah-langkah seperti ini In Shaa Allah pengendalian jumlah penduduk bisa dilakukan dan juga kualitas keluarga bisa terjamin," katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus