Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Enam Langkah Ini Harus Dilakukan untuk Siap Hadapi Bencana

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32429.jpg

    BANDUNG–Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan bencana alam dapat diminimalisir jika dalam melakukan pembangunan selalu berorientasi pada keselamatan masyarakat. Menurutnya, Presiden sudah memerintahkan enam langkah antisipasi agar dampak bencana bisa diminimalisir.

    “Pertama adalah dalam membangun berorientasi pada kebencanaan, kemudian kedua harus membangun sesuai RTRW dan ijin resmi dari pemerintah,” jelasnya di Hotel Trans Luxuri Bandung, Rabu (27/3/2019).
     
    Menurutnya pihak perbankan jangan mudah memberikan kredit kepada pengembang perumahan jika lahan yang akan dibangun adalah berkategori rawan bencana alam.  Ketiga adalah selalu melibatkan pakar dalam membangun, terlebih pada pembangunan skala besar. Ia menyontohkan pembangunan bandara atau jalan harus meminta pendapat dari pakar. Keempat adalah membangun sistem peringatan dini yang terintegrasi, kelima memberikan edukasi termasuk menyiapkan kurikulum kebencanaan pada anak sekolah.

    “Keenam adalah latihan menghadapi bencana harus rutin. Tanggal 26 April nanti serentak seluruh wilayah di Indonesia melaksanakan pelatihan menghadapi bencana,” tegasnya.

    Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi saat terjadinya bencana alam. Sebab selama kini kordinasi menjadi titik lemah dalam setiap penanggulangan kebencanaan di Indonesia. Padahal tren bencana alam terus meningkat. Ia menyebutkan hingga Maret, jumlah korban akibat bencana alam di Indonesia telah mencapai 259 jiwa.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan siap mendukung masuknya kurikulum kebencanaan pada anak sekolah. Namun ia berharap BNPB memberikan masukan jenis kurikulumnya, karena karakteristik bencana setiap wilayah yang berbeda-beda, sehingga beda dalam perlakuannya.

    “Mungkin nanti teori hanya 30 persen, sisanya praktek. Dan mungkin guru terlebih dahulu yang dilatih,” tutur Emil. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus