Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Earth Hour 2019 Jabar Pusatkan di TSM

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32445.jpg

    BANDUNG-Berbagai kota bersiap melakukan aksi kampanye Earth Hour 2019, dan untuk perayaan kampanye global Earth Hour 2019 di Bandung yang akan berlangsung pada 30 Maret akan dipusatkan  di Trans Studio Mall dengan mematikan lampu mulai pukul 20.30. hingga 21.30 WIB.

    Koordinator Earth Hour Kota Bandung, Saepul Hamdi mengatakan, kampanye Earth Hour 2019 akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB dengan melibatkan siswa-siswa sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

    “Untuk SD nanti ada aktivasi kesatrian lingkungan. Mereka diajak untuk menghitung berapa besar energi yang digunakan di TSM, untuk SMP ada lomba cerdas cermat tentang lingkungan, dan untuk SMA akan ada lomba pembuatan alat eksperimen sederhana,” ucapnya.

     Menurut Saepul, selain melibatkan siswa-siswi sekolah di Earth Hour 2019 juga akan ada pameran yang melibatkan sejumlah  komunitas bidang lingkuungan.

     “Untuk puncak kegiatan akan dilakukan malam hari. Secara simbolis akan ada pemadaman oleg Gubernur Jawa Barat, Moch.Ridwan Kamil,” katanya.

    Saepul berharap, kampanye Earth Hour 2019 ini para siswa-siswi maupun masyarakat akan mendapat pemahaman mengenai hemat energi dan menjadi agen untuk kemudian menyampaikannya kepada teman-teman mereka pentingnya hemat energi dan menjaga lingkungan.

    “Kita harap para siswa-siswi untuk menjadi agen dan menularkannya kepada yang lain,” ujar Saepul, di acara Diskusi Earth Hour 2019 di Gedung Sate, Kamis (28/03).

    Sementara itu Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Perubahan Iklim Dinas Lingkungan Hidup Jabar, Dewi Nurhayati mengharapkan, kampanye Earth Hour yang dilakukan setiap tahun ini bisa merubah gaya hidup masyarakat dalam menggunakan energi ini.

    “Kampanye ini bisa merubah kebiasaan masyarakat dalam kehidupan keseharian, seperti mulai tidak menggunakan plastik, ramah terhadap lingkungan hingga mengolah sampah mulai dari sumbernya,” harapnya. (Parno) 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus