Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perlu Perhatian, NTP Jabar Alami Penurunan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32512.JPG

    BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada Maret 2019 Nilai Tukar Petani atau NTP Jawa Barat turun sebesar 1,36 persen dibandingkan Februari 2018, dari 111,42 menjadi 109,91. Indeks harga hasil produksi pertanian (IT) turun sebesar 1,28 persen dan Indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi petani (IB) naik sebesar 0,07 persen.

    Kepala BPS Jawa Barat Dodi Herlando mengatakan dari 5 (lima) subsektor NTP pertanian ada 3 (tiga) subsektor yang mengalami penurunan yakni Subsektor Tanaman Pangan turun terbesar hingga mencapai -2,78 persen; Subsektor Peternakan turun sebesar -0,83 persen; dan Subsektor Hortikultura turun hingga -0,24 persen.

    “Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 0,28 persen dan Subsektor Perikanan naik sebesar 0,25 persen,” ujarnya.

    BPS juga menginformasikan daerah Perdesaan mengalami inflasi sebesar 0,06 persen. Kelompok Perumahan dengan deflasi sebesar 0,20 persen; Kelompok Transportasi dan Komunikasi dengan deflasi sebesar 0,10 persen.

    Inflasi tertinggi terjadi pada Kelompok Kesehatan dengan inflasi sebesar 0,34 persen. Kemudian Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga dengan inflasi sebesar 0,33 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau dengan inflasi sebesar 0,17 persen, dan Kelompok Sandang dengan inflasi sebesar 0,16 persen. Kelompok Bahan Makanan mengalami inflasi sebesar 0,01 persen.

    Demikian pula dengan harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) di Tingkat Petani Jawa Barat sebesar Rp. 5.092,68 per kg atau turun 11,05 persen dibandingkan Februari 2019 Rp. 5.725,45 sementara rata-rata harga GKP ditingkat Penggilingan sebesar Rp. 5.206,85 per kg atau turun 10,95 persen dari Rp. 5.847,25. Untuk Gabah Kering Giling (GKG) di Tingkat Petani turun 4,61 persen dari Rp. 6.089,36 menjadi Rp. 5.808,82 per kg, dan di Tingkat Penggilingan turun 4,28 persen dari Rp. 6.256,17 menjadi Rp. 5.988,24 per kg. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus