Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Earth Hour 2019 di Kota Bogor Diperkirakan Hemat Rp 60 juta

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32551.jpg

    Tepat pukul 20.30 WIB lampu yang ada di kawasan Balai Kota Bogor dipadamkan selama satu jam hingga pukul 21.30 WIB. Ini dilakukan dalam rangka Bogor Gelap 2019 dengan tema Bogor Serentak Hemat Energi (SAHATE) bersama Earth Hour Indonesia. 

    Ketua pelaksana, Hilwa Salma Syahdan (21) mengatakan, melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini pihaknya ingin mengajak semua pihak untuk berhemat. Kota Bogor bersama 34 Kota/Kabupaten lain di Indonesia memperingati Earth Hour. Selain penghematan, kegiatan ini bertujuan dalam rangka menjaga lingkungan. 

    “Dampak pemadaman yang dilakukan cukup lumayan, dalam satu jam pemadaman jika di rupiahkan kita bisa berhemat hingga Rp 60 juta. Data ini kita dapat dari PLN saat Earth Hour tahun 2017, perbandingannya pada hari yang sama satu minggu sebelumnya. Semoga tahun ini kita bisa mengulanginya lagi,” kata Wawa, panggilan Hilwa di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Sabtu (30/03/2019) malam.

    Kedepan, Wawa bersama Earth Hour Indonesia Kota Bogor akan berupaya merekomendasikan  Earth Hour menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan dilengkapi dengan regulasi berupa Peraturan Walikota (Perwali) yang pengajuannya melalui dinas terkait. Sehingga tidak sekedar seremonial tetapi warga menjadi sadar terhadap Earth Hour.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Elia Buntang yang hadir dalam kegiatan Bogor Gelap 2019 dalam sambutannya menyinggung mengenai lingkungan. Ia menyebutkan, sebanyak 82 persen sungai di Indonesia sudah tercemar dan itu menjadi tantangan bagi semua pihak. Menurutnya, lingkungan seharusnya menjadi sesuatu yang diprioritaskan dan diperjuangkan. 

    “ Sampah masih bisa terlihat, namun limbah dan pembuangnya hanya Tuhan yang tahu. Kondisi alam cukup sering memberikan peringatan bagi kita, salah satunya air,” kata Elia.

    Dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, Elia mengajak semua pihak untuk memulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga masing-masing. Dirinya juga mengajak semua untuk memilah sampah yang ada di lingkungan rumah masing-masing, baik yang bisa didaur ulang atau tidak.

    “Mari kita sama-sama peduli dengan lingkungan, tanpa kepedulian kita generasi mendatang yang akan merasakan dampaknya. Sekecil apapun perhatian kita terhadap lingkungan, semoga kita mampu memulihkan dan memperbaiki lingkungan kita dan apa yang kita lakukan malam ini kedepannya bisa membawa dampak bagi kebaikan hidup kita,” kata Elia.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus