Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Manfaatkan Medsos Sarana Pendidikan Politik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32602.jpg

    BANDUNG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Jawa Barat mencatat bahwa berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan sejumlah lembaga bahwa saat ini media sosial (medsos) banyak digunakan oleh masyarakat sebagai sarana untuk berdiskusi, salah satunya terkait dengan Pemilihan Umum (Pemilu).

    Namun menurut Ketua KPU Daerah Jawa Barat, Rifqi Alimubarok, tingginya masyarakat yang membahas masalah Pemilu di medsos tidak serta merta jumlah masyarakat yang berpartisipasi dalam Pemilu dengan datang langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga ikut tinggi.

    "Tahun 2014 jumlah partisipasi pemilih masih 70 % sementara Pilkada rata-rata 50%, jadi diskusi di media sosial itu tidak berbanding lurus dengan orang yang datang ke TPS," kata Rifqi, diacara diacara Warkshop Sohib Berkelas" di Kampus UIN SGD Bandung, Sabtu (06/04). 

    Selain itu menurut Rifqi, berita-berita yang belum tentu kebenarannya atau hoax di media sosial sangat banyak sehingga akan sangat bisa mempengaruhi masyarakat jika mereka langsung mempercayainya tanpa melakukan cek dan ricek terlebih dahulu.

    "Tugas mahasiswa untuk memberikan kesadaran dan edukasi pada pemilih dan ini agenda kita bersama untuk melakukan edukasi karena KPU terbatas SDM jika harus melakukan sosialisasi tentang hoax ini," ucapnya.

    Karenanya Rifqi mengajak kepada seluruh masyarakat  khususnya mahasiswa untuk manfaatkan medsos sebagai sarana pendidikan politik dan pendidikan dalam memilih untuk pesta demokrasi di Indonesia.

    "Warkshop Sohib Berkelas kepada mahasiswa salah satu pendidikan politik dengan harapan bisa menyampaikan ke pihak lain, agar bisa memilih yang cerdas," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus