Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Boleh Nyoblos Lewat 13.00 WIB Dengan Syarat Tertentu

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita

    BANDUNG – Ketua KPU Jawa Barat Rifky Ali Mubarok menegaskan waktu Pemilu 2019 dimulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Namun demikian jika waktu telah mencapai pukul 13.00 WIB, masih dimungkinkan proses pencoblosan diteruskan, dengan syarat.

    “Pukul 13.00 WIB ditutup, tapi bagi yang sudah terdaftar, absen dan berada di lokasi TPS masih bisa nyoblos meski lewat pukul 13.00 WIB. Tapi tidak bisa untuk yang diluar TPS atau diluar antrian pendaftaran,” jelasnya di Gedung Sate dalam acara Japri, Selasa (16/4).

    Untuk itu ia mengatakan masyarakat harus datang segera kelokasi TPS jangan menunggu hingga mepet waktu. Ia juga mengatakan bagi pasien rumah sakit atau pekerjanya bisa ikut mencoblos di TPS terdekat, bahkan akan ada TPS mobile yang mendatangi pasien.

    Untuk kalangan disabilitas, ia menyebutkan ada skeitar 48 ribu orang yang terdaftar dalam DPT. Logistik khusus untuk kaum disabilitas termasuk orangd engan gangguan jiwa (ODGJ) sudah disiapkan secara khusus.

    Ia juga mengetahui adanya daerah yang tidak menginginkan tinta namun akan menggantinya dengan cairan kunyit. Hal itu menurutnya diperbolehkan asalkan ada penanda bahwa pemilih sudah pernah mencoblos.

    “Kamis sudah koordinasi dan bisa dilakukan asla ada tanda sudah nyoblos,” tuturnya.

    Terkait dapur umum yang akan didirikan oleh pendukung capres tertentu, ia menegaskan boleh saja dilakukan asalkan tidak menunjukan atribut kampanye dan mengganggu jalannya pemilihan di TPS.

    “Boleh saja, asal sekedar konsumsi, tapi jangan ada atribut kampanye bahkan mengarahkan dengan iming-iming makan gratis terus colos calon yang diminta oleh pengelola dapur umum. Tidak boleh itu. Jaraknya juga agak jauhlah dari TPS,” katanya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus