Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Diskominfo Gelar Rakor Persandian dan Keamanan Informasi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32708.jpg

    CIREBON- Sebanyak 54 peserta perwakilan dari kota dan kabupaten di Jawa Barat mengikuti Rapat Koordinasi Persandian dan Keamanan Informasi yang diadakan Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat.

    Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Diskominfo Provinsi Jawa Barat, H. Asep Saepuloh, ST., MT mengatakan, rakor dengan tema “Penguatan Peran Persandian untuk Pengamanan Informasi" bertujuan untuk  mewujudkan sinkronisasi/ fasilitasi kegiatan persandian dan keamanan informasi antara pemerintah pusat, provinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa barat.

    "Kita ingin mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel serta pelayana publik yang berkualitas dan terpercaya kepada masyarakat di era internet of things ini, dimana sejumlah besar penduduk di negara ini telah terkoneksi dan internet," ucapnya.

    Menurut Asep, pemerintah saat ini mendapatkan tantangan untuk mereformasi birokrasi pelayanan publik dengan dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi karenanya kita mengadakan rakor yang terdiri dari para pejabat Diskominfo atau pejabat yang menangangi persandian keamanan informasi dari 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

    "Saat ini pemerintah telah menawarkan beragam pelayanan publik online melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," kata Asep, dalam rakor di Hotel Aston, Kota Cirebon, Selasa (16/04). Kegiatan rakor dilaksanakan di hotel Aston cirebon selama 2 hari yaitu tanggal 15 s.d 16 April 2019

    Sejumlah pembicara dalam rakor tersebut yaitu, Brigjen TNI Daddy Estoe Widodo, S.IP, M.Si Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Pusat BSSN dengan tema Pengenalan SCIRT; Aprita Danang Permanan, S.ST, M.Kom Sandiman muda pada Sub Direktorat Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Pusat BSSN dengan tema “Pembentukan CSIRT “; Danang Jaya Deputi Bidang Proteksi BSSN dengan tema “ Profil BSSN & Nomenklatur Persandian dan Keamanan Informasi; Kepala Diskominfo Kota Cirebon dengan tema “ Succes Story Kota Cirebon tentang SCIRT dan Kerjasama dengan pihak perguruan tinggi” dan Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Jawa Barat dengan tema “Laporan Tahunan Persandian dan Program Bidang Persandian dan keamanan Informasi Diskominfo Jawa Barat. 

    Ada 4 aspek penting dalam upaya meningkatkan jaminan keamanan informasi yaitu aspek Confidentiality (Kerahasiaan), Integrity (Keutuhan) Availability (Ketersediaan), dan NIR (Penyangkalan), dimana Trend ke depan keamanan informasi memegang peran yang sangat penting dalam mendukung sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

    Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Pemerintahan Berbasis Elektronik bahwa untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem Pemerintahan berbasis elektronik diperlukan tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik yang baik, salah satu unsur yang harus dipenuhi dalam tata kelola SPBE adalah unsur Keamanan SPBE.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus