Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    37 Petugas PPK Meninggal Dunia, Pemprov Bakal Beri Penghargaan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32749.jpg

    BANDUNG - Meskipun penyelenggaraan Pemilu 2019 di Jawa Barat dinilai aman dan lancar. Namun menyisakan duka dengan meninggalnya 37 Petugas Panitia Pemilih Kecamatan (PPK). 

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan memberikan penghargaan langsung kepada keluarga korban di gedung Sate Bandung, Selasa (23/4/2019).

    Emil-sapaan Gubernur Jawa Barat menilai secara umum pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan lancar dan kondusif. Bahkan melihat penyelenggaraan Pilgub 2018 lalu menjadi acuan dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 di Jawa Barat. 

    "Secara umum Trak record Pemilu lancar dan kondisif Alhamdulillah berhasil di perlihatkan di Jawa Barat seperti Pilgub sebelumnya. Atas nama pemerintah Pemprov Jabar mengucapkan terimakasih atas kerja kerasnya,"jelasnya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Senin (22/4/2019)

    "Di sisi lain kami juga mendapati kabar duka, 37 petugas yang bertugas di TPS meninggal dunia alasan kesehatan tapi ada hubungannya dengan kegiatan pemilu di tambah 2 yang meninggal dari kepolisian. Besok akan kami undang keluarganya yang meninggal ke gedung sate untuk di beri penghargaan,"katanya

    Berkenaan dengan hasil penghitungan Pemilu 2019, Emil menghimbau kepada masyarakat agar sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Komisi Pemiliham Umum pada Mei 2019 mendatang. Seandainya ada ketidak sesuaian maka akan diajukan melalui mekanisme yang berlaku.

    "Apapun hasilnya kita terima, kalau ada kekurangan ada mekanisme pengadilan, itu semua sudah ada instrumen di sepakati, tapi apapun itu kita biarkan kepada mereka yang bertanggung Jawab,"ungkapnya

    Gubernur Jabar juga mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat agar kembali produktif dan tidak melakukan aksi yang menimbulkan konflik. Apalagi, memosting berita atau informasi negatif di media sosial.

    "Warga Jabar fokus saja kembali pada hal-hal produktif untuk saling menyemangati jangan memecah belah lagi dengan opini yang tidak perlu dengan postingan-postingan politik terkait pilpres, tapi posting hal-hal yang sifatnya menggembirakan,"tegasnya

    Senada dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budo Maryoto menambahkan masyarakat tidak perlu mengerahkan massa. Jika ada ketidak sesuaian dengan hasil Pemilu maka bisa diajukan melalui proses hukum yang berlaku yaitu melalui pengadilan. 

    Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, kedamaian dalam kehidupan masyarakat. 

    "Mengerahkan massa itu tidak boleh! Tadi sudah disampaikan pak gubernur kalau ada permasalahan yang kaitannya dengan pemilu, ada mekanisme hukum yang benar dalam Undang Undang. Kita tunggu saja, untuk menunggu kan kita harus bersahabat lagi, guyub lagi, semua harus seperti awal sebelum pemilu ini harapan, dan sudah di buktikan pada pilgub Jabar,"pungkasnya .jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus