Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Ramadan, Gubernur Ingatkan Masyarakat Tak Konsumtif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32844.jpg

    KOTA BANDUNG - Tiga hari menjelang bulan Ramadan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan masyarakat agar tidak konsumtif yang akan mengakibatkan kenaikan inflasi di Jawa Barat. Beli barang sesuai kebutuhan, bukan keinginan.

    "Imbauan ke masyarakat tidak usah mengonsumsi berlebihan, secukupnya saja sehingga perekonomian terjaga dengan baik," ujar Ridwan Kamil saat bersilaturahim dengan para ulama di kantor Bank Indonesia Perwakilan Jabar, Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat (3/5/19).

    Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, jika masyarakat konsumtif dan apalagi cenderung panic buying maka dipastikan harga-harga kebutuhan pokok akan naik tidak terkendali. Imbasnya masyarakat menengah ke bawah akan kesulitan karena tak mampu membelinya.

    "Kalau semua harganya mahal, menengah bawah kan kesulitan untuk membeli kebutuhan pokoknya, karena ulah sebagian masyarakat yang terlalu konsumtif," terangnya.

    Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat terus berupaya menekan angka inflasi, salah satunya meningkatkan infrastruktur jalan. Tujuannya untuk mempercepat dan memperpendek arus distribusi barang kebutuhan pokok sehingga ongkosnya murah dan harga barang tidak naik.

    "Tadi sudah saya sampaikan ekonomi di Jabar lagi baik karena didukung infrastruktur yang bisa menekan inflasi," kata Gubernur.

    Terkait pertemuannya dengan ratusan ulama perwakilan dari 27 kabupaten kota, Emil titip pesan agar para ulama menyampaikan ke masyarakat melalui dakwahnya untuk tidak konsumtif.

    "Mudah-mudahan pulang dari sini para ulama menyampaikan pesan-pesan agar tidak komsumtif sehingga sampai lebaran di Jabar inflasi terkendali," pesannya.

    Hal senada diungkapkan KH Abdulah Gymnastiar atau Aa Gym. Menurutnya, inflasi terjadi karena masyarakat memborong kebutuhan secara berlebihan. Di sisi lain produksi barang tak mengalami peningkatan sehingga terjadi kelangkaan barang.

    "Mari tidak konsumtif, menahan diri, kasihan rakyat kecil jadi tidak bisa membeli karena sifat konsumtif kita. Itu tugas kita juga sebagai ulama untuk mengarahkan umat," ucapnya.

    Menurut Aa Gym, sukses Ramadan tahun ini adalah pada pengendalian diri dan memberikan manfaat bagi sesama. "Mudah-mudahan ramahdan ini lebih memberikan manfaat bagi sesama," katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus