Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Selama Ramadan Jam Kerja PNS Berkurang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_32856.jpg

    BANDUNG- Sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memberlakukan jam kerja baru selama Ramadan 1440 H dan akan berlaku mulai tanggal 1 Ramadan.

    Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengatakan, jumlah jam kerja selama Ramadan menjadi minimal 32,5 jam dalam sepekan atau durasi tersebut berkurang 2 jam dari hari-hari biasanya.

    "Jam kerja bagi PNS ada penyesuaian sesuai dengan Surat Edaran Kemenpan RB," ucap Yayan, di Balai Kota Bandung, Kamis (02/05).

    Menurut Yayan, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan lima hari kerja, jam kerja dimulai pukul 08.00-15.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis dengan aktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB, sedangkan untuk hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 -15.30 WIB dengan istirahat pukul 11.30-12.30 WIB.

    "Itu belum termasuk apel pagi, jadi pukul 07.45 WIB tetap apel, baru pukul 08.00 WIB sudah ada di meja masing-masing untuk bekerja," katanya.

    Yaya menambahkan, bagi instansi yang menerapkan 6 hari kerja, pada hari Senin-Kamis dan Sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.00 WIB, sementara untuk waktu istirahat pada pukul 12.00 - 12.30 WIB, sedangkan pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00 - 14.30 dengan istirahat pada pukul 11.30-12.30 WIB.

    "Jumat tidak ada apel dan bagi yang mau, bisa berolahraga. Tetapi pada pukul 08.00 sudah ada di meja masing-masing," ujarnya 

    Yayan juga meminta kepada ASN agar para ASN tidak berkeliaran di tempat yang semestinya di luar tugas dan pihaknya akan mulai menerapkan gerakan disiplin aparatur bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

    "Saya minta ASN untuk melayani masyarakat dengan baik, berkinerja baik dan berdisiplin tinggi. Kalau tidak, sanksi pengurangan (tunjangan) akan diberlakukan," tegasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus