Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati. ‘Jadikan Hardiknas Sebagai Ajang Evaluasi’

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33039.jpg

    Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 yang mengusung tema ‘Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’, Bupati Bandung H. Dadang M Naser, SH., S.Ip., M.Ip meminta seluruh insan pendidikan untuk turut mengevaluasi sejauh mana peran pendidikan di Kabupaten Bandung dalam mencerdaskan bangsa.

    “Saya mengimbau kepada seluruh komponen daerah, terutama para pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk berpikir kreatif, bertindak konstruktif dan melakukan percepatan pembangunan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau,” jelas bupati saat bertindak selaku Inspektur pada Upacara Hardiknas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Katapang, Kamis (2/5/2019).

    Dirinya berpendapat, pembangunan pendidikan berkualitas sendiri merupakan salah satu target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Bandung.

    “Salah satunya adalah dengan menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki pengetahuan dan skill mumpuni, agar siap menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.

    Berkenaan dengan peningkatan SDM, lanjut bupati, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bandung tahun 2018 mencapai 71,75 poin, yang salah satunya merupakan kontribusi dari indeks pendidikan yaitu sebanyak 63,71 poin.

    “Melihat capaian tersebut, kita juga harus siap dihadapkan pada tantangan era globalisasi dan bonus demografi, dimana kualitas generasi muda harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing dengan bangsa lain,” lanjut bupati.

    Dirinya juga berpendapat, tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi saat ini. Dimana perkembangan teknologi semakin cepat dan kompleks.

    “Pergeseran ini menuntut sistem pendidikan untuk turut berevolusi. Oleh karena itu, mari kita jadikan hari ini sebagai momentum refleksi pendidikan di Kabupaten Bandung. Tema tersebut juga selaras dengan salah-satu program prioritas pembangunan pemerintah, yakni peningkatan kualitas SDM,” jelasnya.

    Pada kesempatan yang sama pula, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Dr. Juhana M.MPD mengungkapkan, sejumlah siswa dan pendidik berprestasi mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.

    “Untuk penerima penghargaan yaitu, Moh Haikal Al-Farisi (SDN Sukadana Ciparay) sebagai Juara I Musabaqoh Hifdzil Quran Putera Tingkat Jabar, Iis Ismawati (SDN Babakan 01 Ciparay) sebagai Juara I Guru SD Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Ir. Imas Maryani (SDN Pelopor Rancaekek) sebagai Juara I Kepala SD Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung dan Evi Rohmawati (LKP Yani 45 Soreang) sebagai Juara II Instruktur Kursus Tata Busana Tingkat Jabar,” urainya.

    Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada M. Aslimudin (SDN Baturengat 01 Margaasih) sebagai Juara I Pidato PAI Putera Tingkat Jabar, Lilis Farida H, S.Pd., M.Mpd (Disdik Kabupaten Bandung) sebagai Juara I Pengawas SD Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Susilawati, S.Pd., MM (SMPN 2 Katapang) sebagai Juara I Guru SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Nana Supriatna, S.Pd (SMPN 1 Cicalengka) sebagai Juara I Kepala SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Drs. Agus Sumarno, M.Si (Disdik Kabupaten Bandung) sebagai Juara I Pengawas SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Bandung, Lidiya Minarni, S.Pd., MM (Kelompok Bermain Mulia Wacana Dayeuhkolot) sebagai Juara II Pengelola Kelompok Bermain Tingkat Jabar.

    Dirinya berharap, penghargaan tersebut dapat mendorong siswa-siswi serta pendidik di Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi.

    “Semoga kegiatan seperti ini bisa memotivasi siswa dan pendidik lainnya, untuk berkompetisi dalam mencetak prestasi,” tutup kadis.

    Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan pula penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Disdik Kabupaten Bandung dengan Lembaga Ilmu Pengetahuna Indonesia (LIPI) Provinsi Jabar, tentang rintisan kampung literasi Kabupaten Bandung di Desa Pasir Huni Kecamatan Cimaung.

    Sember : Humas Pemkab 
    Bandung
    PRESS RELEASE

    Tingkatkan Ekonomi Daerah, Pemkab Dorong Pelaku UMKM Bermitra dengan Penanam Modal

    Yudhi: 'Investasi di Kabupaten Bandung meningkat"


    Dalam upaya meningkatkan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar Forum Group Discussion (FGD) bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sahid Sunshine Hotel Soreang, beberapa waktu lalu.

    FGD dimaksudkan untuk menyamakan persepsi para pemangku kepentingan dan merumuskan formulasi pemberdayaan usaha.

    Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung tersebut, dilakukan dalam upaya memperoleh data dan informasi mengenai peta potensi pelaku UMKM di Kabupaten Bandung.

    "Dalam giat ini, kita akan mendorong dan memfasilitasi para pelaku usaha, agar siap bermitra dengan Penanam Modal Asing (PMA) maupun Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN),” ucap Kepala DPMPTSP Kabupaten Bandung Yudhi Haryanto, SH, SP1 disela-sela kegiatan.

    Yudhi menjelaskan, UMKM merupakan kegiatan usaha yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi nasional, karena mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat. Selain itu UMKM juga berperan dalam proses pemerataan, peningkatan pendapatan masyarakat dan berperan mewujudkan stabilitas nasional.

    Menyikapi hal itu, kata Yudhi pihaknya memberikan perhatian dengan cara mendukung, memberikan perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya pada kelompok usaha ekonomi rakyat tersebut. Namun tak dapat dipungkiri masih ada permasalahan internal dan eksternal dalam unit kegiatan ekonomi rakyat tersebut.

    “Sehingga pelaku UMKM perlu diberdayakan  melalui penumbuhan iklim usaha yang mendukung pengembangnya,” imbuhnya.

    Pada kesempatan itu pula Yudhi memaparkan, di Kabupaten Bandung terdapat sekitar 10.000 orang yang bergerak dalam berbagai usaha. Pihaknya berkeinginan untuk mewujudkan Koperasi dan UMKM  menjadi maju dan semakin berdaya saing.

    Untuk mencapai hal itu, maka diperlukan sinergitas dan kolaborasi pemerintah pusat, daerah dan seluruh stake holder. Salah satunya dengan cara terbuka dengan PMA) maupun PMDN.

    “Kita dorong UMKM untuk lebih maju dan harus siap menerima penanaman modal untuk mempercepat pembangunan. Tentu dengan tetap memperhatikan perlindungan bagi UMKM dan Koperasi, di tengah persaingan menghadapi dinamika globalisasi ekonomi dunia,” ujarnya.

    Dia mengatakan, dengan kehadiran  PMA/PMDN harus bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh komponen masyarakat. Baik bagi angkatan kerja maupun bagi pelaku ekonomi lokal.

    "Di antaranya yaitu melalui kontribusi langsung terhadap pemberdayaan pelaku UMKM dan Koperasi, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kewirausahaan dan perekonomian Kabupaten Bandung," harapnya.

    Kemudahan dan kepastian berusaha serta kreatifitas para pelaku ekonomi lokal, yang menjadi kolaborasi efektif dalam pertumbuhan investasi, meningkat cukup signifikan. Hal itu menurut Yudhi, dikarenakan adanya dukungan iklim investasi yang kondusif.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus