Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    YPM Salman ITB Bangun Masjid Desain Leuit

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33113.jpg

    KABUPATEN BANDUNG- Yayasan Pembina Salman ITB melalui badan pengelola asetnya, Badan Wakaf Salman ITB melakukan Ground Breaking, sebagai tanda dimulai pembangunan Masjid Salman Rasidi di Kompleks Rumah Sakit Salman Hospital di Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

    Pemancangan tiang pertama Masjid Salman Rasidi dilakukan Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M. Naser, beserta Dewan Pembina dan Pengurus YPM Masjid Salman ITB, para wakif dan alumni Masjid Salman ITB serta para pejabat desa dan masyarakat Soreang. 

    Ketua Harian Badan Wakaf Salman ITB, Ir Hari Utomo mengatakan, pembangunan Masjid Salman Rasidi sengaja dilakukan pada tahap awal sebelum pembangunan RS Salman Hospital, karena terinspirasi oleh pembangunan Masjid Quba saat Rasulullah saw hijrah dari Mekkah ke Madinah. 

    "Masjid adalah bangunan pertama yang dibangun Nabi Muhammad ketika sampai di Madinah, sekaligus simbol bahwa Rumah Sakit ini dilandasi oleh semangat spiritual yg tinggi untuk berkhidmat kepada Allah dan kepada masyarakat Kabupaten Bandung di bidang pelayanan kesehatan," ucapnya.

    Menurut Hari, desain masjid Salman Rasidi terinspirasi dari bangunan lumbung padi masyarakat Sunda (Leuit) yang melambangkan kebersamaan dan kemakmuran dimana konsep masjid juga bemuansa tropis dimana sirkulasi udara diatur sedemikian rupa sehingga tidak memerlukan pendingin ruangan.

    "Masjid ini di desain oleh Ir. Agus Kumiawan, seorang arsitek lulusan ITB dan sekaligus alumni Masjid Salman ITB, dengan konsep tropis ini beliau ingin menghemat energi," kata Hari, diacara Ground Breaking Masjid Salman Rasidi, di Soreang, Senin (20/05), 

    Hari menyatakan bahwa pembangunan Masjid Salman Rasidi di Komplek RS Salman Hospital ini diperkirakan memerlukan biaya Rp.3 milyar mupiah yang merupakan udunan wakaf dan donasi dari para jamaah dan alumni Masjid Salman ITB. 

    "Meskipun tidak mudah mengumpulkan dana sebanyak itu, tetapi panitia yakin banyak jamaah dan alumni yang akan tergerak berkontribusi untuk mendukungnya,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Badan Wakaf Salman ITB, Muhammad Khimn Nazar Noe’man mengharapkan, pembangunan masjid  ini dapat menumbuhkan ghirah para wakif agar turut serta mewujudkan beberapa program wakaf kami yang lainnya serta mampu menjadi pusat dari pada kegiatan keagamaan di daerah Soreang.

    "Setelah selesai pembangunan Masjid Salman Rasidi yang diperkirakan memerlukan waktu 8 bulan, akan dilanjutkan dengan pembangunan Rumah Sakit Salman Hospital dengan 4 lantai dan 100 tempat tidur dengan mengusung value S4H: Safety, Syar’i, Sophisticated, Sustainable dan Hospitality," tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus