Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bank Indonesia dan Pemprov Jabar Gelar Bazar Murah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33127.jpg

    BANDUNG - Bertempat di Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung, diselenggarakan kegiatan Bazar Murah Pengendali Inflasi Jawa Barat 1440 H. Rencananya, kegiatan Bazar Murah ini akan diselenggarakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut, yaitu dari tanggal 21 – 23 Mei 2019, mulai pukul 08.30 s.d 16.30 WIB.

    Kegiatan ini merupakan rangkaian program inisiatif Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat bersinergi dengan Perbankan di Jawa Barat (Bank Mandiri, BNI, BJB, BCA, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Panin Syariah), instansi/perusahaan (Perum Bulog Divre Jawa Barat, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT. Indomarco Prismatama, PT Sumber Alfaria Trijaya dan UMKM Kecamatan Ujungberung) serta didukung oleh BMPD Jawa Barat.

    Kepala Bank Indonesia Jawa Barat Doni P Joewono mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk konkret kepedulian di bulan Ramadan, terutama untuk menekan gejolak peningkatan harga (inflasi) yang biasanya terjadi setiap tahun.

    “Adapun program yang diselenggarakan tidak hanya di Kota Bandung tapi juga diselenggarakan di Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Depok, Kota Bandung, Kota Bogor dan Kota Bekasi. Dalam kegiatan Bazar Murah tersebut, selain kebutuhan pokok dan sandang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat menyediakan layanan penukaran uang tanpa dipungut biaya,” ujarnya Selasa (20/5).

    Sebagai gambaran, inflasi Jawa Barat pada bulan April 2019 tercatat sebesar 2,88% (yoy) atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 2,42% (yoy). Apabila melihat pola histori inflasi Jawa Barat, tekanan inflasi Jawa Barat yang terjadi pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri (rerata 2016-2018) tercatat sebesar 0.55% (mtm). Sementara untuk inflasi bahan makanan pada saat Ramadhan & Idul Fitri (2016-2018) tercatat rerata sebesar 1.13% (mtm). Berdasarkan komoditasnya, tekanan inflasi di bulan April 2019 utamanya bersumber dari komoditas bawang merah, bawang putih dan tomat sayur. Sedangkan komoditas penyumbang inflasi berdasarkn pola histori inflasi, daging ayam ras, bawang merah dan telur ayam ras yang memberikan andil tertinggi disisi bahan makanan. 

    Peningkatan tekanan inflasi tersebut berpengaruh terhadap daya beli masyakarat, terutama pada momen bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan harga saat bulan Ramadhan diantaranya disebabkan oleh peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan makanan, spekulasi pedagang yang menimbun bahan makanan, faktor budaya dan tidak semua daerah menjadi penghasil produk kebutuhan pokok.

    Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, terutama bertepatan dengan menjelang momen Idul Fitri, dapat membantu mengendalikan inflasi di Jawa Barat yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Hadir dalam kesempatan itu Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa dan Wakil Walikota Badnung Yana Mulyana. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus