Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ciayumajakuning Jadi Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33148.jpg

    KOTA CIREBON - Kawasan Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan atau Ciayumajakuning akan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzanul Ulum mengungkapkan hal itu dalam acara Safari Ramadhan di masjid agung Kota Cirebon, Kamis sore (23/5/2019). Menurut Uu, hal itu bukan hanya rencana belaka tetapi sudah mulai dirintis oleh Provinsi Jabar dengan menjadikan 3 kawasan di Jabar Utara Timur menjadi kawasan ekonomi khusus yang disebut kawasan Rebana.

    "Pak Gubernur sudah merencanakan pemindahan kawasan industri di Jabar ke kawasan rebana tersebut yaitu kawasan Ciayumajakuning dan Subang. Hal itu ditunjang dengan fasilitas bandara kertajati, pelabuhan patimban dan beberapa ruas jalan tol baru yang melewati kawasan rebana" ujar Uu.

    Uu menyebutkan pembentukan kawasan ekonomi khusus itu memerlukan dukungan dan kerjasama semua pihak terutama Provinsi dan kabupaten Kota. Tanpa kebersamaan itu mustahil terwujud.

    "Oleh karena itu, safari ramadhan tingkat provinsi Jawa Barat ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan sosialisasi gagasan besar itu, membangun kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang sangat potensial" katanya di hadapan hadirin termasuk bupati dan walikota di kawasan Ciayumajakuning yang turut hadir.

    Di akhir sambutannya, Uu mengucapkan terimakasih kepada masyarakat di kawasan Ciayumajakuning yang telah berhasil menjaga kondusifitas dalam gelaran pesta demokrasi Pileg dan Pilpres.

    "Tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan di Jawa Barat, meskipun suhu politik memanas akhir-akhir ini terkait hasil akhir pengitungan suara pilpres dan pileg oleh KPU. Saya mengapresiasi dn mengucapkan terimaksih atas prtisipasi masyarakat yang tetap menjaga keamanan dan ketertiban" pungkas Uu. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus