Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bandung Terbuka Bagi Kaum Urban

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33263.jpg

    BANDUNG- Kepindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain (urbanisasi) pasca Idul Fitri merupakan hal yang biasa terjadi sejak dahulu hingga hati ini, khususnya dari pedesaan ke kota-kota besar, seperti halnya Kota Bandung yang merupakan salah satu kota tujuan mereka.

    Ada berbagai alasan urbanisasi terjadi, mulai dari untuk melanjutkan pendidikan hingga untuk mencari pekerjaan karena mereka meyakini bahwa kota-kota besar merupakan tempat yang cocok untuk mencari pekerjaan apapun pekerjaannya tersedia disana.

    Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan bahwa arus urbanisasi merupakan suatu hal yang biasa, karenanya Kota Bandung sangat terbuka bagi siapapun yang mau berkreasi dan menyumbang hal positif.

    "Kota Bandung sangat terbuka bagi siapapun yang mau berkreasi dan menyumbang hal positif,” ujar Yana seusai melepas para pemudik dalam acara Mudik Gratis Bareng NDHI di PT. Dirgantara Indonesia, Jln Pajajaran No. 154 Bandung, Jumat (31/05).

    Namun Yana menyarankan, siapapun yang berencana datang ke Kota Bandung untuk menyiapkan kualifikasi diri dan kompetensinya, sehingga begitu tiba di Bandung mereka punya tujuan yang jelas termasuk jika untuk mencari pekerjaan

    “Kalau tidak punya kualifikasi, nanti khawatirnya jadi beban keluarga, khususnya yang membawa ke Bandung," katanya.

    Yana menyatakan, setiap kota metropolitan khususnya Kota Bandung dipastikan memiliki potensi untuk didatangi kaum urban dan kota tersebut harus siap menerima keberadaan kaum urban.

    "Kita senang karena Bandung selalu jadi kota favorit yang jadi tujuan kaum urban. Yang jelas ini hal positif dan akan lebih klop jika kaum urban tersebut punya kualifikasi dan kompetensi,” ujarnya. (Parno) 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus