Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Desain Pasar Tradisional Perlu Tingkatkan Aspek Keamanan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33337.jpg

    BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung  kembali menyoroti permasalahan keamanan pasar tradisional yang ada di Kota Bandung, yang tidak hanya masalah instalasi listrik tetapi juga masalah desain dan struktur pasar yang perlu diperhatikan.

    Menurut Walikota Bandung, Oded M. Danial, perbaikan struktur bangunan sebuah pasar tidak hanya sekedar memoles tampilan tetapi juga harus memperhatikan aspek keamanan.

    "PD Pasar akan merevitalisasi sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung, jadi struktur bangunan harus memperhatikan aspek keamanan dan tidak hanya sekedar memoles tampilan," ucapnya.

    Menurut Walikota, pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Bandung harus di audit secara benar, terutama inspeksi pasar dari sisi kontruksinya  yang dinilai sangat penting.

    "Kita minta direksi PD Pasar agar mengingatkan para kepala pasar untuk memperhatikan masalah ini,” kata Oded, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (13/06).

    Oded menyatakan, dari dua insiden kebakaran sebelumnya yaitu Pasar Kosambi dan Pasar Ujungberung, bahwa akses di dalam pasar sangat terganggu sehingga berpengaruh terhadap proses pemadaman api saat kebakaran. 

    “Jangan sampai seperti Pasar Kosambi kemarin, hampir tiga hari (pemadamannya), pasar Andir di atas tiga hari, (Pusat perbelanjaan) King juga. Karena akses untuk pemadam kebakaran masuk yang susah. Bandingkan dengan Pasar Ujungberung kemarin, semalam selesai. Ini harus jadi pelajaran buat kita,” terangnya.

    Oded menambahkan, selain langkah pencegahan dari Pemerintah Kota dirinya juga meminta peran aktif dari masyarakat agar lebih teliti dalam memperhatikan urusan keamanan ruang dagangnya di pasar.

    “Saya mengimbau dari awal terjadinya kebakaran itu, para penghuni pasar harus lebih hati-hati lagi. Kebakaran sering terjadi karena konsleting listrik,” ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus