Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub: Pontren Bisa Jadi Pilihan Utama Pendidikan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33366.jpg

    BANDUNG- Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga saat ini masih menjadi pilihan utama para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk melanjutkan pendidikan mereka.

    Namun saat ini, tidak lagi, bagi para siswa SMP yang tidak keterima di SMA atau SMK Negeri bisa lenjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren (Pontren) yang saat ini banyak ponren-porntren yang kualitas dan mutu pendidikannya tidak kalah dengan sekolah formal.

    Karenanya Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menghimbau kepada para orang tua yang tidak bisa memasukkan anaknya ke sekolah tingkat SMA jangan sampai putus sekolah kenapa di Jawa Barat ada lembaga pendidikan yang sudah umum bahkan hadir sebelum pendidikan formal yaitu pondok pesantren.

    “Kami yakin produk pontren juga tidak kalah dengan produk pendidikan formal, banyak pemimpin-pemimpin yang lahir jebolan pondok pesantren,” kata Wagub, usai memantau PPDB di SMA Negeri 8 Bandung, Senin (17/06).

    Wagub mengharapkan, potren tidak lagi menjadi tujuan alternatif untuk meneruskan jenjang pendidikan tetapi harus sudah menjadi tujuan utama pendidikan, meski saat ini ada beberapa pesantren yang sarana dan prasarananya tidak selengkap pendidikan formal.

    “Mohon maaf, bukan berarti kami menganaktirikan pesantren, tidak masuk ke formal masuk ke pesantren, ya lebih bagus kalaupun tidak sekolah pesantren jangan jadi tujuan alternatif tapi tujuan utama dan  jadi salah satu solusi,” ujarnya.

    Wagub menyatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang membahas Peraturan Daerah (Perda) Pesantren dimana nantinya Pontren akan mendapat bantuan secara reguler dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat seperti halnya SD, SMP dan SMA.

    “Dengan Perda Pesantren, mereka dapat bantuan bukan dari Pos Hibah tetapi biasa seperti pendidikan SD SMP SMA ada bantuan kontinyu dari pemerintah, jadi tidak usah pakai proposal, tidak usah ada kedekatan dengan Pa Gub dan Pa Wagub atau yang lain tapi dengan data yang dimasukkan di Kabag Kesra Kami, In Shaa Allah dengan lahirnya Perda ini pondok pesantren akan mendapatkan porsi dari APBD Provinsi Jawa Barat,” tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus