Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pinjaman Bank Dunia Untuk Reduksi Sampah Dari Sumber

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33468.jpg

    BANDUNG - Sebagian besar dana pinjaman dari Bank Dunia akan dipergunakan untuk mendanai program merduksi sampah dari sumbernya. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai rapat koordinasi penanganan sampah sungai Citarum di Gedung Sate, Senin (24/6/2019)

    "Sebagian besar memang akan digunakan untuk program mereduksi sampah dari sumbernya yaitu pemukiman. Jadi bukan untuk membuat alat canggih mengais sampah dari Citarum, meski dibolehkan untuk membeli alat pengangkut sampah seperti dum truck dan lain-lain sebagai penunjang" katanya.

    Menurut Kang Emil dana pinjaman Bank Dunia sebesar Rp 1,4 triliun itu rencananya akan dicairkan bertahap selama 5 tahun, dan dikelola oleh pemerintah pusat.

    "Kita tidak memegang uangnya tetapi dibelanjakan pemerintah pusat sesuai kebutuhan kita nanti. Jadi kita buat programnya lalu disampaikan pada pemerintah pusat lalu akan dibelanjakan sesuai kebutuhan dari program tersebut" jelas Gubernur.

    Kemudian Kang Emil juga menjelaskan bahwa program mereduksi sampah dari sumbernya itu akan dilaksanakan di kabupaten kota yang bersentuhan langsung dengan Citarum.

    "Kabupaten kota nantinya juga harus membuat program rencana untuk mereduksi sampah lalu didanai dari bank dunia tersebut. Sebagian besar sampah kita reduski, sisanya kalau masih ada baru kita angkut dan dibuang ke Legok Nangka untuk diolah" paparnya.

    Tentang pencairan dana tersebut menurut Ridwan Kamil, kepastiannya akan ditentukan bulan Juli oleh Bank Dunia, lalu kalau disetujui akan mulai dicairkan awal tahun 2020 mendatang. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus