Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gojek Berkontribusi Rp2,1 Triliun Pada Perekonomian Bandung

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33475.jpg

    BANDUNG - Aplikasi online Gojek telah memberikan dampak ekonomi besar bagi para mitra kerjanya. Acara nasional kontribusi bagi perekonomian mencapai Rp44,2 triliun, sementara untuk Kota Bandung saja mencapai Rp2,1 triliun.

    Hal itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Demografl Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI). Dalam paparannya, kontribusi mitra GOJEK kepada perekonomian Kota Bandung di tahun 2018 mencapai Rp 2,1 triliun.
     Perhitungan kontribusi ekonomi berasal dari pendapatan mitra GOJEK dari sebelum hingga setelah mereka bergabung di GOJEK. Penelitian ini mencakup mitra dari empat layanan GOJEK, yaitu layanan roda-dua GO-RIDE, roda-empat GOCAR, GO-FOOD, dan GO-LIFE. Secara nasional, LD FEB UI mengungkapkan bahwa kontribusi mitra GOJEK ke perekonomian nasional mencapai Rp 44,2 triiun. 

    Hasil riset di Bandung merupakan bagian dari riset yang bertajuk “Dampak GOJEK terhadap Perekonomian Indonesia pada Tahun 2018” di 9 kota. Studi serupa pada tahun 2017 menunjukkan kontribusi GOJEK dari dua layanan (roda dua dan UMKM) di Bandung mencapai Rp 423 miliar. 

    Wakil Kepala LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw, dalam konferensi persnya mengatakan kontribusi yang semakin besar dari GOJEK menunjukkan bahwa teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya ke perekonomian daerah. 

    "GOJEK sebagai pemain utama industri teknologi di Indonesia telah menunjukkan bagaimana inovasi teknologinya dapat memperluas peluang penghasilan bagi seluruh lapisan masyarakat dari berbagai latar belakangan pendidikan dan usia," jelasnya.

    Adapun angka kontribusi ekonomi mitra GOJEK terhadap perekonomian Kota Bandung di tahun 2018 secara terinci adalah dari Mitra pengemudi GO-RIDE berkontribusi Rp 537 milliar, Mitra pengemudi GO-CAR menyumbang Rp lll milliar, Mitra UMKM GO-FOOD kontribusinya Rp 1,5 triliun dan Mitra GO-LIF E (GO-CLEAN dan GO-MASSAGE) kontribusinya Rp 46 milliar.

    Di wilayah yang terkenal dengan kuliner khas Sunda, pada kontribusi mitra UMKM GO-FOOD di Bandung naik hampir 5 kali lipat dibandingkan tahun 2017. 

    "Pertumbuhan  kontribusi mitra UMKM GO-FOOD ini antara lain disebabkan oleh optimalisasl fitur teknologi GO-JEK dan GO-FOOD yang semakin gencar digunakan oleh mitra UMKM,” kata Paksi. 

    "Rata-rata pendapatan mitra sudah diatas UMR," jelasnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus