Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dinkes Jabar Waspadai Penyakit Hipertensi Jemaah Haji

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33631.jpg

    BANDUNG - Penyakit tidak menular justru menjadi kekhawatiran penyelenggara haji. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mencatat potensi penyakit tidak menular yang dikhawatirkan menjangkiti jamaah haji, di antaranya hipertensi hingga kanker. 

    Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Barat Berli Hamdan Gelung Sakti mengatakan beberapa faktor yang menimbulkan kedua pemyakit tersebut meliputi usia dan kondisi tubuh.

    "Misalkan hipertensi kemudian juga karena sudah terlalu sepuh, kemudian ada juga karena faktor kegemukan, ada juga yang baru ketahuan menderita kanker yang sebelumnya belum diketahui," kata Berli di Bandung, Senin (8/7).

    Berli menyebutkan saat manasik dan tes kebugaran terkait kesehatan jamaah haji sudah terdata dan dicatat dalam buku. Dia berharap, para jamaah dapat bekerjsama untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

    "Mereka harus menyampaikan data-data mereka ketika mereka tiba di Bekasi sampai ke tanah suci  nanti sampai pulang lagi ke Indonesia," ujarnya

    Lebih lanjut, Berli mengimbau para jamaah haji untuk menjaga kesehatan selama berada di tanah suci. Khususnya dalam menjalankan pola makan juga minum serta istirahat yang teratur.  

    Dinkes Jabar pun memiliki jadwal untuk melakukan kunjungan untuk melakukan pengecekan kesehatan. Namun dia berharap tidak melulu jamaah yang masuk kategori berisiko mengalami sakit saja yang rutin memeriksakan kesehatannya. 

    "Sekarang cuacanya masih termasuk ekstrim di tanah suci itu, kalau malam bisa dingin sekali itu berlangsung sampai pagi. Minimal  setiap dua jam (beraktivitas) istirahat, bisa juga sambil dzikir," tutupnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus