Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mutasi ASN Digodok Dengan Matang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_33640.jpg

    BANDUNG - Mutasi ASN dilingkungan Pemprov Jawa Barat dilakukan melalui penilaian yang adil dan wajar dengan tujuan untuk mendukung taeget Jabar Juara.

    Hak itu dikatakan Kepala BKD Yeri Yanuar dalam Japri yang digelar di Gedung Sate Bandung, Selasa (8/10). "Kompetensi menjadi hal utama dalam mutasi Jabatan," tegasnya.

    Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan BKD dalam melakukan mutasi dan promosi Jabatan, antara lain kualifikasi, kompetensi dan  kinerja. Kualifikasi akan dilihat dari tingkat pendidikan formal yang dimiliki. Kompetensi dapat dilihat dari berbagai keahlian dan sertifikat yang dimiliki, dan kinerja selama menjadi ASN akan terlihat.

    "Kami menggunakan pendekatan merit sistem, dengan cara demikian maka dimasa nanti tidak akan ada open biding, sebab data ASN sudah siap, tinggal nanti dipilih yang paling bagus," jelasnya.

    Bahkan untuk penilaian akan dilakukan oleh pimpinan sekita 40 persen, rekan sekerja sebesar 35 persen, bawahan sebesar 20 persen dan hanya 5 persen yang berasal dari penilaian diri sendiri.

    Untuk meningkatkan kualitas ASN, maka BKD memiliki beberapa program peningkatan antara lain memberikan beasiswa untuk mengenyam pendidikan doktor di luar negeri. BKD menargetkan dapat menciptakan lulusan doktor luar negeri sebanyak 300 orang. 

    "Saat ini baru 75 yang kita kirimkan ke luar negeri untuk mengikuti pendidikan doktor," tutupnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus